Berita

Koordinator Pemilu Bersih Jabar, Mahi M Hikmat (peci hitam)/RMOLJabar

Nusantara

Ajak Masyarakat Kawal Pesta Demokrasi 2024, Komunitas Pemilu Bersih: Supaya Pengorbanan Ini Tidak Sia-sia

SABTU, 11 MARET 2023 | 04:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pelaksanaan Pemilu 2019 dinilai masih menyisakan sejumlah persoalan, mulai dari kecurangan hingga politik uang. Praktik curang bahkan tidak hanya dilakukan penyelenggara maupun peserta pemilu, tapi juga oknum masyarakat.

Berkaca dari berbagai persoalan tersebut, sekelompok masyarakat di Kota Bandung yang tergabung dalam Komunitas Pemilu Bersih Jabar mendeklarasikan "Maklumat Pemilu Bersih 2024".

"Ini gerakan kami sebagai komunitas masyarakat yang prihatin dengan kondisi-kondisi pemilu sebelumnya, termasuk Pemilu 2019," ujar Koordinator Pemilu Bersih Jabar, Mahi M Hikmat usai diskusi bertajuk "Pemilu Bersih untuk 33 Juta Pemilih Jabar", Jumat (10/3).


Melalui deklarasi tersebut, pihaknya mengajak seluruh masyarakat mulai dari penyelenggara, peserta, hingga pemilih di Jawa Barat untuk sama-sama berkomitmen mewujudkan Pemilu 2024 bersih.

Terlebih, imbuh Mahi, Pemilu 2024 memakan anggaran yang tidak sedikit, lebih dari Rp76 triliun. Serta melibatkan banyak sumber daya manusia (SDM) dalam pelaksanaannya.

"Kita sebagai pengawas partisipatif yang memberikan kontribusi jika ada kecurangan atau tindakan yang tidak sesuai peraturan. Mudah-mudahan masyarakat bisa berpartisipasi untuk mengawalnya," harap Mahi, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Dalam pelaksanaannya, beber Mahi, Komunitas Pemilu Bersih Jabar telah menyiapkan langkah-langkah yang akan dijalankan. Sehingga, Pemilu 2024 diharapkan mampu menghasilkan pemimpin berintegritas.

"Kita berkomitmen ke depan pemilu lebih bersih. Kita berharap bersihnya 100 persen, supaya tidak sia-sia semua pengorbanan ini, karena itu akan berdampak pada terpilihnya pemimpin yang bersih," tandasnya.

Selain di Bandung, deklarasi Maklumat Pemilu Bersih 2024 juga telah dilakukan di Jakarta, Lombok,  Palu, dan Jogjakarta. Ke depan, deklarasi tersebut akan terus dilakukan ke daerah-daerah lain di Indonesia. 

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya