Berita

Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar (dua kanan) dan Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid (dua kiri)/Ist

Politik

Cegah Terorisme, Ketua BNPT Sambut Baik Antusiasme untuk Ikut Andil Program RAN PE

JUMAT, 10 MARET 2023 | 20:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyambut baik tinggia antusiasme banyak pihak untuk turut andil dalam program Rencana Aksi Nasional Pencegahan Ektremisme (RAN PE).

Hal itu setidaknya ditunjukkan selama dua tahun terakhir, pelaksanaan Peraturan Presiden (Perpres) 7/2021 tentang Rencana RAN PE berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme, akhirnya membuahkan hasil.

Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar berterima kasih atas berbagai inisiatif dan kerja kolaboratif kementerian/lembaga, pemerintah daerah (Pemda) hingga organisasi masyarakat sipil telah berkontribusi dalam pelaksanaan Perpres RAN PE.


“Semakin terlihat RAN PE merupakan kebijakan yang dinamis yang dilakukan oleh seluruh pihak pemerintah dan organisasi, ini merupakan perang total melawan terorisme dengan program mitigasi di hulu,” kata Boy Rafli dalam keterangannya, Jumat (10/3).

Boy mengungkapkan, per tahun 2022, sebanyak 97 aksi kolaborasi banyak telah berhasil dilaksanakan. RAN PE di daerah juga dapat diaplikasikan melalui pembentukan Kelompok Kerja Tematis RAN PE. Diharapkan, dapat mendorong kerja kolaboratif antara pemerintah dan para pemangku kepentingan di masyarakat.

Atas dasar itu, Ketua Sekretariat Bersama RAN PE itu menyebutkan, implementasi RAN PE yang optimal dan berdampak merupakan wujud nyata pendekatan utama RAN PE "Whole Government and Whole Society Approach".

Sementara itu, Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid mengatakan bahwa kolaborasi pemerintah dengan organisasi masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam mencegah paham radikalisme dan aksi kekerasan.

“Mewakili masyarakat sipil kami punya komitmen besar dan percaya kerja sama pemerintah dengan masyarakat sipil adalah kunci sukses keberhasilan Indonesia dalam melakukan pencegahan terorisme,” demikian Yenny.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya