Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pakistan Pastikan Tak Hadiri Pertemuan Ketua Mahkamah Agung SCO di India

JUMAT, 10 MARET 2023 | 07:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pakistan dipastikan tidak mengirimkan perwakilannya pada pertemuan Ketua Mahkamah Agung organisasi kerja sama Shanghai (SCO) yang akan digelar di India mulai 10 hingga 12 Maret mendatang.

Wion melaporkan, kabar absennya Hakim Ketua Pakistan Umar Ata Bandial diterima pihak India pada Kamis (9/3) waktu setempat, sesuatu yang kemudian dikonfirmasi secara terbuka oleh Kementerian Luar Negeri Pakistan.

"Sebagai salah satu anggota aktif SCO, Pakistan secara teratur berpartisipasi dalam semua kegiatan SCO dan secara konstruktif berkontribusi pada hasil mereka," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Mumtaz Zahra Baloch dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Tribun.


"Namun, karena komitmennya yang tidak dapat dihindari pada tanggal pertemuan yang dijadwalkan, Ketua Mahkamah Agung Pakistan yang Terhormat tidak akan dapat berpartisipasi dalam pertemuan SCO. Oleh karena itu, dia telah menyampaikan penyesalan kepada rekannya dari India, yang menjadi ketua/tuan rumah pertemuan saat ini,” tambah pernyataan itu.

Ketua Mahkamah Agung Rusia Vyacheslav Mikhailovich Lebedev, Ketua Mahkamah Agung Kazakhstan Aslambek Mergaliyev, dan Hakim tertinggi Kyrgyzstan Zamirbek Bazarbekov dipastikan hadir secara langsung.

Sementara Iran, anggota terbaru yang bergabung dengan grup juga akan hadir pada pertemuan tersebut, dan akan diwakili oleh Mohammad Mossadegh Kahnamoui, wakil pertama kepala kehakiman.

Didirikan 20 tahun lalu, SCO memiliki anggota dari Rusia, India, China, Pakistan, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, dan Uzbekistan. Diikuti Iran yang masuk sebagai anggota terbaru.

Absennya Pakistan dipandang oleh pengamat bahwa kondisi hubungan Pakistan dan India yang bersitegang belakangan ini berperan dalam keputusan tersebut.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya