Berita

Presiden Joko Widodo kompak bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, menghadiri panen raya di Desa Lejer, Kebumen, Jawa Tengah/Ist

Politik

Kompak Dampingi Jokowi di Kebumen, SMRC: Terbuka Peluang Ganjar-Prabowo Berpasangan di Pemilu 2024

KAMIS, 09 MARET 2023 | 14:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo kompak bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, menghadiri panen raya di Desa Lejer, Kebumen, Jawa Tengah pada Kamis (9/3).

Ketiganya, terekam akrab menyapa masyarakat dan petani yang hadir di tengah persawahan padi yang telah menguning, tanda siap dipanen.

Bagi pengamat Politik SMRC, Saidiman Ahmad, kehadiran Jokowi, Prabowo, dan Ganjar tidak bisa dipandang sekadar seremonial bersama petani.


Dalam konteks menuju Pemilu 2024, kata dia, ada sinyal peluang Jokowi memberi dukungan untuk dua tokoh itu untuk maju sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

“Ganjar adalah gubernur dari PDIP, Jokowi dari PDIP. Kemudian Pak Prabowo adalah Menhan, menteri di bawah Jokowi. Dari sisi itu, apakah ada dukungan khusus untuk salah satu dari keduanya, menurut saya mereka yang paling potensial,” ujar Saidiman kepada wartawan.

Saidiman memperkirakan peluang terbuka untuk Ganjar dan Prabowo dipasangkan pada Pemilu 2024. Pasalnya, keduanya sama-sama tokoh yang popular dan mendapat dukungan dari publik dalam berbagai lembaga survei.

Namun, Saidiman mengembalikan itu pada keputusan yang berkembang di dunia politik tanah air saat ini. Namun jika terwujud, Ganjar Pranowo-Prabowo Subianto bisa dipasangkan bila ingin melawan Anies Baswedan.

“Iya peluangnya terbuka (duet Ganjar-Prabowo), kalau misalnya lawannya Anies Baswedan, menjadi jelas itu. Koalisi pemerintahan melawan oposisi tetapi kita belum tahu nanti,” pungkasnya.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya