Berita

Mantan Menteri Keuangan RI, Fuad Bawazier/Net

Politik

Fuad Bawazier: Sri Mulyani Makin Jadi Politisi, Bukan Menkeu

KAMIS, 09 MARET 2023 | 12:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Skandal harta kekayaan di jajaran elite Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan harus jadi catatan serius pemerintahan Presiden Joko Widodo. Bahkan Jokowi diminta tidak segan memecat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Mantan Menteri Keuangan RI, Fuad Bawazier, menilai Sri Mulyani tidak memiliki sensitivitas terhadap anak buahnya yang rusak. Fuad pun mengendus ada kongkalikong antara Sri Mulyani dengan pejabat DJP yang rusak sehingga kebobrokan mereka tak tersentuh.

"SMI semakin menjadi politisi," ucap Fuad Bawazier kepada Kantor Berita Politik RMOL lewat pesan singkat Whatsapp, Kamis (9/3).


Fuad pun memberikan contoh sikap Sri Mulyani yang lebih terkesan sebagai seorang politisi ketimbang Menkeu.

Pertama, SMI mengatakan bahwa selama Orde Baru, menkeu era itu tidak mencatat aset-aset negara. SMI mengambil contoh bombastis, yaitu bila istana negara dituntut oleh anak cucu penjajah maka Indonesia bisa kalah. 

"Karena itu, SMI bikin proyek pencatatan aset negara dan seperti biasanya dananya dari utang. Diklaim sebagai 'untuk pertama kalinya' aset negara kini dicatat. Klaimnya, (semua aset negara sekecil apapun) di seluruh Indonesia tercatat," tutur Fuad.

Parahnya, lanjut Fuad, Sri Mulyani menyimpulkan bahwa aset negara yang tercatat itu ternyata besar dan bisa menutupi utang negara.

Padahal aset-aset negara itu, tidak semuanya untuk diperjualbelikan, dan bercampur antara yang komersial dan nonkomersial. Semuanya praktis tidak bisa ditransaksikan. Seperti infrastruktur jalan, baik di kota maupun di pelosok tanah air.

"Kami para senior di Kementerian Keuangan dulu berpikir lebih dalam, lebih kritis, dan lebih objektif, yakni hanya mencatat aset yang bisa hilang dan mempunyai komersial values. Ini untuk menghemat pembiayaan," ujarnya.

"Aset seperti jalan di desa-desa untuk apa dicatat pemerintah pusat karena tidak bernilai komersial dan tidak bisa dicuri, karena semua orang tahu bahwa itu milik negara. Jadi SMI adalah pahlawan kesiangan," tutup Fuad.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya