Berita

Ketua DPR AS Kevin McCarthy/Net

Dunia

Diundang Zelensky, Ketua DPR AS Kevin McCarthy Akui Masih Enggan Berkunjung ke Ukraina

KAMIS, 09 MARET 2023 | 09:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah konflik yang masih berkecamuk antara Rusia dan Ukraina, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky  mengundang Ketua DPR AS Kevin McCarthy untuk mengunjungi Kyiv agar dirinya menyaksikan sendiri apa yang terjadi di medan perang.

Undangan Zelensky pada Rabu (8/3) datang di saat McCarthy berjanji untuk tidak mengesahkan "cek bantuan kosong" ke Kyiv.

"Tuan McCarthy. Anda harus datang ke sini untuk melihat bagaimana kita bekerja, apa yang terjadi di sini, perang apa yang menyebabkan kita, orang-orang yang berperang sekarang, siapa yang berperang sekarang. Dan setelah itu, buatlah asumsi Anda,” kata Zelensky kepada CNN.


"Mengunjungi Ukraina, akan membantu McCarthy dengan posisinya," tambah Zelensky.

Lusinan kader Partai Demokrat dan Republik telah melakukan perjalanan ke Kyiv sejak operasi militer Rusia di Ukraina dimulai. Presiden Joe Biden mengunjungi ibu kota Ukraina bulan lalu, sementara pendahulu McCarthy, Nancy Pelosi, juga bertemu dengan Zelensky di Kyiv Mei lalu.

McCarthy belum melakukan perjalanan, dan mengatakan kepada CNN bahwa dia tidak berencana untuk melakukannya.

“Mari kita perjelas tentang apa yang saya katakan: tidak ada cek kosong, oke? Jadi, dari sudut pandang itu, saya tidak perlu pergi ke Ukraina untuk mengetahui apakah ada cek kosong atau tidak,” katanya kepada CNN.

“Saya akan terus mendapatkan pengarahan, tetapi saya tidak harus pergi ke Ukraina atau Kyiv untuk melihatnya," lanjutnya.

Sementara Partai Demokrat dengan suara bulat mendukung kebijakan Presiden Biden untuk menopang pemerintah dan militer Ukraina selama diperlukan, Partai Republik terpecah dalam masalah ini.

McCarthy telah memihak mayoritas DPR dan Senat Republik dalam mengesahkan paket bantuan militer dan ekonomi senilai 40 miliar dolar AS untuk Ukraina musim panas lalu, namun begitu, ia memimpin kampanye partai untuk merebut kembali DPR pada November dengan janji untuk memveto lebih lanjut apa yang disebutnya"cek bantuan kosong" untuk Kyiv.

Sejak itu McCarthy menyatakan bahwa dia sekarang mendukung peningkatan pengawasan bantuan ini. Selain itu, dia juga mengkritik Biden pada Rabu karena tidak bertindak cukup cepat untuk mempersenjatai Ukraina.

Meskipun Partai Republik memenangkan mayoritas di DPR, McCarthy masih harus bernegosiasi dengan puluhan konservatif garis keras untuk memenangkan suara pembicara, banyak dari mereka menentang bantuan AS yang berkelanjutan ke Ukraina.

Sekitar 11 dari anggota parlemen ini, dipimpin oleh Senator Republik Florida Matt Gaetz, baru-baru ini memperkenalkan sebuah resolusi yang berupaya menghentikan pasokan senjata ke Ukraina dan menuntut agar Zelensky melakukan pembicaraan damai dengan Rusia.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Noel Pede Didampingi Munarman

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17

Arief Hidayat Akui Gagal Jaga Marwah MK di Perkara Nomor 90, Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13

Ronaldo Masuki Usia 41: Gaji Triliunan dan Saham Klub Jadi Kado Spesial

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08

Ngecas Handphone di Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah Pensiunan PNS

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00

Pegawai MBG Jadi PPPK Berpotensi Lukai Rasa Keadilan Guru Honorer

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51

Pansus DPRD akan Awasi Penyerahan Fasos-Fasum

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32

Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27

Mulyono, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20

Aktivis Guntur 49 Pandapotan Lubis Meninggal Dunia

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08

Liciknya Netanyahu

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06

Selengkapnya