Berita

Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno/Ist

Politik

Pengalaman 2019, Capres Cawapres Ditentukan di Injury Time

RABU, 08 MARET 2023 | 09:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Delapan partai politik pemilik kursi di parlemen sudah membentuk poros kekuatan. Bahkan, Koalisi Perubahan yang diinisiasi PKS, Demokrat dan Nasdem, telah mengumumkan Anies Baswedan sebagai Bacapres mereka.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, berpendapat, koalisi dan Bacapres yang ada saat ini masih mungkin mengalami perombakan.

"Pengalaman pada 2019 misalnya, tiba-tiba yang mendampingi Jokowi justru KH Ma'ruf Amin, yang tidak terbayangkan sebelumnya," kata Adi, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (8/3).


Menurutnya, perpolitikan tanah air cenderung ditentukan di saat injury time, atau main di tikungan akhir. Terutama jelang pendaftaran ke KPU, Oktober sampai November.

"Penentu Capres Cawapres definitif itu the end of the day, di akhir-akhir," ungkap Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) itu.

Seperti diketahui, selain Koalisi Perubahan, Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN) juga telah membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Begitu juga Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), juga sudah sepakat berkoalisi, dengan membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.

Kini hanya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang belum mengumumkan koalisi Pilpres 2024, termasuk tokoh yang bakal dijagokan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya