Berita

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih/Net

Politik

PIALA DUNIA U-20

Ingat, Bung Karno Pun Pernah Menolak Israel

SELASA, 07 MARET 2023 | 10:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sikap tegas bangsa Indonesia perlu ditunjukkan kepada dunia untuk menolak masuknya Israel sebagai finalis Piala Dunia U-20 yang akan digelar pada 20 Mei-11 Juni 2023 di Indonesia.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih mengatakan, Israel adalah negara yang masih menjajah Palestina. Sementara Indonesia, sangat tegas menolak penjajahan terhadap suatu negara.

Bahkan penolakan terhadap Israel sudah pernah dilakukan oleh Presiden pertama Indonesia, Soekarno saat gelaran Asian Games IV pada 24-31 Agustus 1962 silam.


“Ini amanah konstitusi dan para pendiri bangsa. Penolakan terhadap delegasi Israel untuk masuk Indonesia pernah dilakukan oleh Presiden Soekarno," kata Abdul Fikri kepada wartawan, Selasa (7/3).

Ia lantas menyinggung sikap Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang menyatakan sikap pembelaan Indonesia terhadap Palestina pada pertemuan Menlu G20. Menurutnya, sikap ini perlu dipegang secara konsisten.

Apalagi berdasarkan data pejabat Palestina, sedikitnya 63 orang sipil dan pasukan pertahanan meninggal dunia di tahun 2023 akibat penjajahan yang dilakukan Israel.

“Saya berharap pemerintah dapat konsisten dalam membela Palestina dan tegas terhadap Israel,” tutup politisi PKS ini.


Adapun negara yang lolos sebagai finalis Piala Dunia U-20 adalah Indonesia, Inggris, Prancis, Italia, Slovakia, Amerika Serikat, Honduras, dan Israel.
 
Piala Dunia U-20 akan digelar di beberapa tempat, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Jakabaring (Palembang), Stadion Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya) dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar).

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya