Berita

Permukiman warga di Jalan Tanah Merah, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, yang masuk kawasan Depo Pertamina di Plumpang/ RMOL

Nusantara

Terlalu Padat, Permukiman Sekitar Depo Pertamina Perlu Ditata Ulang

SELASA, 07 MARET 2023 | 08:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA



Pemerintah harus segera menata ulang kawasan permukiman warga di kawasan Depo Pertamina di Plumpang yang memang padat. Harus ada daerah penyangga berjarak 500 meter dari wilayah Depo.

"Pemerintah perlu memastikan penataan ulang kawasan Depo dan sekitar, seperti menetapkan jarak aman, daerah penyangga atau buffer zone minimal 500 meter atau lebih, sesuai kajian keamanan dan keselamatan jika terjadi kebakaran di kemudian hari," tutur pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Yoga, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (6/3).


Bahkan, bila opsi mengarah pada relokasi warga, menurutnya, pemerintah harus siap dalam segala hal.

"Jika Depo sangat penting untuk distribusi BBM nasional dan demi keamanan serta keselamatan warga, maka tidak boleh ditawar lagi, karena menyangkut nyawa. Jangan ada alasan penolakan untuk penataan ulang," kata Nirwono.

Dia juga menjelaskan, daerah sekitar kawasan Depo Plumpang sebenarnya pernah sepi dari permukiman warga. Tapi karena perkembangan zaman dan pesatnya pertumbuhan masyarakat, kini mulai padat.

"Keberadaan Depo skala besar tentu memancing kedatangan pekerja dan pendukung kebutuhan, seperti warung makan, tempat tinggal sementara/kos-kosan. Perlahan tapi pasti membentuk permukiman ilegal (dan legal) yang memadati Depo dan sekitar, terutama periode 1985-1998 dan 2000-sekarang," kata Nirwono.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya