Berita

Wakil Direktur Pelaksana Otoritas Moneter Singapura, Leong Sing Chiong/Repro

Dunia

Dukung Transisi ASEAN Menuju Nol Emisi, Singapura Sorot Sistem Keuangan Berkelanjutan

SELASA, 07 MARET 2023 | 01:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sistem keuangan berkelanjutan ASEAN, dinilai mampu mendukung transisi nol karbon yang menjadi cita-cita dari organisasi ekonomi di Asia Tenggara itu.

Wakil Direktur Pelaksana Otoritas Moneter Singapura, Leong Sing Chiong menyebut ASEAN telah sangat baik dengan memasukkan pendekatan transisi hijau dalam kegiatan ekonomi kawasan.

"Pendekatan akan memberikan kejelasan kepada investor yang ingin mendukung transisi ASEAN menuju net zero," ujarnya dalam acara High Level Seminar ASEAN Matters Epicentrum of Growth di Jakarta pada Senin (6/3).


Leong mengatakan bahwa sistem keuangan berkelanjutan di ASEAN melaluai digitalisasi akan menjadi kunci kesuksesan bagi ekonomi ASEAN di masa mendatang.

Untuk itu, ia mendukung sistem pembayaran multilateral yang akan semakin memudahkan transaksi keuangan antar negara di kawasan.

Jika berhasil, kata Leong, ASEAN akan menjadi organisasi kawasan pertama yang mengimplementasikan terobosan penting tersebut.

Leong berharap ASEAN dapat bekerja keras untuk mewujudkan pembayaran multilateral.

"Ada banyak hal yang diharapkan dari hubungan pembayaran ini. ASEAN telah bekerja selama bertahun-tahun dalam terobosan yang sangat berarti," kata Leong.

Lebih lanjug, ia juga menjelaskan bahwa kerjasama pembayaran lintas batas telah lebih dulu Singapura jalin dengan mitra ASEAN, seperti Thailand, Malaysia dan Indonesia.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya