Berita

KH Jujun Junaidi (tengah) bersama Pengurus NU/RMOLJabar

Politik

Warga NU Jangan Golput dan Terpecah Karena Beda Parpol

SENIN, 06 MARET 2023 | 08:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Warga Nahdatul Ulama (NU) harus selalu bersemangat memberikan karya terbaik untuk NKRI. Pun mematuhi para kiai dan organisasi meskipun partainya berbeda.

Demikian disampaikan pendiri Pondok Pesantren Al Jauhari Garut, KH Jujun Junaedi, dalam acara peringatan satu abad Nahdatul Ulama di Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut, Minggu (5/3).

"Warga NU sebaiknya diberikan kebebasan memilih parpol atau caleg sesuai hati nurani masing-masing. Yang penting calegnya harus berkomitmen untuk menjaga NKRI dan NU,” ucap KH Jujun, diwartakan Kantor Berita RMOLJabar, Senin (6/3).


KH Jujun menegaskan, siapapun dan di manapun warga NU harus menggunakan hak pilih supaya bisa menyalurkan aspirasi politiknya kepada partai politik.

"Jangan sampai Golput," tegasnya

KH Jujun juga mengingatkan agar warga NU jangan sampai terpecah belah karena beda parpol, oleh masalah khilafiyah, dan perbedaan yang bersifat furuiyah.

Di sisi lain, KH Jujun juga mengingatkan agar setiap kader NU yang terpilih jadi wakil rakyat harus amanah dalam mengemban kepercayaan umat.

"Siapapun yang terpilih harus selalu berkomitmen untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia dan memperjuangkan aspirasi warga NU," tandasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya