Berita

Menko PMK, Prof Muhadjir Effendy, mendampingi Presiden Joko Widodo, di lokasi pengungsian warga terdampak insiden Depo Pertamina Plumpang/Istimewa

Nusantara

Cek Pengungsi Depo Plumpang, Menko Muhadjir: Tanggap Darurat Berjalan Baik

MINGGU, 05 MARET 2023 | 17:31 WIB | LAPORAN: IWAN

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Prof Muhadjir Effendy, mendampingi Presiden RI, Joko Widodo, mengunjungi Posko pengungsi Depo Plumpang, di RPTRA Rasela, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Minggu (5/3).

Muhadjir tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 pagi, sesaat sebelum Presiden tiba. Dia menyempatkan berinteraksi dengan pengungsi dan mengecek kebutuhan dan suplai bantuan yang diberikan. Menko PMK memastikan penanganan korban mendapat prioritas dan berjalan cepat.

"Saya memastikan bantuan tanggap darurat pemerintah pusat melalui BNPB dan Kemensos berjalan baik. Bantuan tenda darurat dan logistik sudah tersedia. Selanjutnya terus dicek kebutuhan lainnya, khususnya untuk perempuan dan anak-anak," jelasnya, lewat rilis yang dikirim ke Kantor Berita Politik RMOL.


Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang 4 periode itu juga mengatakan, Presiden Jokowi menugaskan agar segera dilakukan audit menyeluruh pada obyek-obyek vital yang berdekatan dengan pemukiman warga.

Presiden juga memerintahkan Menteri BUMN dan Pj Gubernur DKI Jakarta mencari solusi, agar zona bahaya permukiman di sekitar depo bisa ditangani dan tidak terjadi lagi ke depannya.

"Presiden minta zona bahaya di sekitar obyek vital lainnya diaudit. Khusus kasus Depo Plumpang, presiden menugaskan Menteri BUMN dan Pak Gubernur DKI agar mengkaji alternatif relokasi permukiman sekitar Depo, atau pemindahan Depo," urai Muhadjir.

Depo Pertamina Plumpang terbakar pada Jumat malam (3/3). Akibatnya 19 orang tewas, 3 belum ditemukan, dan 49 luka-luka.

Bantuan untuk pengungsi terus mengalir, mulai dari BNPB, BPBD, Kementerian Sosial, Dinsos DKI, Kemenkes, Dinkes DKI, Polri, TNI, BUMN, Baznas, pihak swasta, organisasi masyarakat, dan Pramuka. Meliputi logistik, sandang, pangan dan tenda darurat untuk bermukim sementara.

Meski dalam keadaan berduka, para pengungsi tetap bisa merasakan kegembiraan dengan adanya bantuan dari banyak pihak. Ada pula bantuan trauma healing dari Polri, Baznas, Dinsos, dan hiburan untuk anak-anak pengungsi.

Cerita warga

Smentara itu diperoleh keterangan dari seorang warga, Juanda (51), salah sati warga terdampak kebakaran Depo Pertamina, menceritakan kronologi kejadian, bermula dari bau bensin menyengat. Tak berapa lama ada dentuman keras diikuti kobaran api. Saat itu dia tengah santai bersama keluarga.

Kediaman Juanda sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. Saat itu benar-benar panik, banyak warga berhamburan menyelamatkan diri dan keluarganya. Untungnya rumah Juanda tidak dilalap api, hanya retak parah karena dentuman. Namun dia tetap mengungsi dan berharap ada penanganan dan evakuasi lebih lanjut sampai kondisi aman.

Nasib malang juga dialami Yati (44). Rumahnya habis dilalap api. Dia tidak sempat  menyelamatkan harta benda. Untung masih sempat menyelamatkan surat berharga dan seluruh anggota keluarga selamat.

Harapan Juanda dan Yati sama, pemerintah dan Pertamina bisa memberi upaya terbaik untuk warga terdampak. Baik pangan, logistik, dan lainnya, termasuk pemukiman baru yang sangat diperlukan bagi para warga yang rumahnya habis dijilat api.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya