Berita

Both pameran Apollo Solar Indonesia di JIExpo Kemayoran/Ist

Nusantara

Lirik Peluang, PT Apollo Solar Indonesia Optimis Merajai Pasar Energi Surya

SABTU, 04 MARET 2023 | 08:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT Apollo Solar Indonesia ikut serta dalam pameran teknologi energi hijau terbesar Se-Asia Tenggara Solartech 2023 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, sejak tanggal 2 hingga 4 Maret 2023.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi terbarukan, PT Apollo Solar Indonesia  menyediakan panel surya berkualitas tinggi dengan rentang daya dari 275 watt hingga 550 watt dengan teknologi terkemuka di industri dan jaminan 30 tahun.

"Potensi energi terbarukan di Indonesia lebih dari 3000 gigawatt, di mana 90% dari angka tersebut merupakan potensi dari energi surya," kata Head Legal PT Apollo Solar Indonesia, Seno Edhie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (4/3).


Apollo Solar Indonesia memandang, ini sebagai suatu peluang bisnis menarik untuk dikerjakan. Dengan memanfaatkan potensi yang ada, Apollo Solar Indonesia optimis mampu merajai pasar energi Surya.

"Terlebih untuk keperluan di masa mendatang," tandasnya.

Indonesia sendiri memiliki potensi besar dalam sektor energi baru terbarukan yang dapat menjadi salah satu pemimpin dunia dalam perkembangan teknologi energi hijau.

Pameran terbesar produk solar PV atau tenaga surya terbesar ini diikuti 431 peserta pameran dari 20 negara dengan target dihadiri lebih dari 20 ribu pengunjung, baik dari dalam maupun mancanegara.

Pameran ini dibagi menjadi beberapa zona seperti solar sel, mesin dan bahan panel surya, lampu LED, rumah pintar, serta teknologi rumah lingkungan lainnya.

Selain Expo akan ada serangkaian sesi informatif dan mendidik tentang tren serta teknologi terkini di industri tenaga surya dan energi hijau yang dikemas dalam Smart Energy Indonesia 2023 forum.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya