Berita

Jenderal Mark Milley berbicara kepada media setelah pertemuan Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina di Pangkalan Udara Ramstein pada 20 Januari 2023/Net

Dunia

Pentagon Tegaskan Hanya Melatih Pasukan, Tidak Ikut terlibat Perang Rusia-Ukraina

JUMAT, 03 MARET 2023 | 15:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Militer Amerika Serikat terus membantah tudingan bahwa mereka menjadi pihak yang terlibat langsung dalam perang Rusia-Ukraina.

Menguatkan bantahannya, Pentagon mengatakan pihaknya hanya mengawasi latihan perang untuk melatih perwira Ukraina agar komandan bisa membuat keputusan yang lebih baik di medan perang.

Latihan di atas meja dimulai minggu ini di pangkalan Angkatan Darat AS di Wiesbaden, Jerman dan akan berlanjut selama beberapa hari.


Ketua Kepala Staf Gabungan AS Mark Milley telah melakukan perjalanan ke pangkalan pada Kamis, di mana dia berusaha untuk mengesampingkan peran Amerika.

“Tidak ada yang duduk di sana memberi tahu orang Ukraina, ke kiri atau ke kanan atau lakukan ini atau lakukan itu. Itu bukan tugas komunitas internasional,” kata Milley kepada wartawan, seperti dikutip dari RT, Jumat (3/3).

“Yang kami lakukan hanyalah menyiapkan kerangka kerja dan mekanisme untuk memungkinkan orang Ukraina belajar mandiri, belajar melawan situasi, atau berbagai skenario," katanya.

Sementara para pejabat menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut tentang skenario yang disajikan kepada para perwira Ukraina, Reuters melaporkan bahwa mereka akan melibatkan latihan pemikiran untuk mengevaluasi potensi tindakan militer.

Latihan terbaru mengikuti putaran lain dari pelatihan senjata gabungan yang dipimpin AS untuk pasukan Ukraina di Jerman, yang menerima instruksi tentang berbagai senjata buatan Amerika, termasuk Kendaraan Tempur Bradley yang dipasok dalam paket senjata sebelumnya ke Kyiv.

Sebelumnya pada Kamis, mantan presiden Rusia yang juga Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia saat ini, Dmitry Medvedev, mengatakan bahwa Washington dan sekutunya harus diperlakukan sebagai pihak langsung dalam konflik jika selain memasok senjata, mereka melatih personel untuk mengoperasikannya.

“Setiap orang yang membuat keputusan untuk mengirimkan senjata-senjata itu atau memperbaikinya, bersama dengan tentara bayaran dan pelatih militer asing, harus dianggap sebagai target militer yang sah,” tegas Medvedev.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Rudi Margono Isi Kursi Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Pembiayaan Tembus Rp10 T, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56 Persen di Semester I-2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Profil Etik Suryani Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:20

Ini Alasan KPK Batal Ikut Konferensi Pers Polda soal Perkara yang Menyeret Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:04

Jakarta Jadi Kota Termahal ke-21 di Dunia pada 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:42

Inggris Siapkan Bonus Fantastis Jika Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:37

Saham SK Hynix Melonjak 13 Persen Saat Debut di Nasdaq

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:31

Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi Batu Bara dan Isu Mundurnya Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16

Biarkan Kortas Polri Usut Dugaan TPPU Jampidsus Tanpa Intervensi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:00

Jumlah Investor BBTN Kembali Melonjak per Juni 2026, Akhiri Tren Penurunan Dua Bulan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:51

Selengkapnya