Berita

Oleg Deripaska/Net

Dunia

Miliarder Oleg Deripaska: 2024 Rusia akan Kehabisan Uang

JUMAT, 03 MARET 2023 | 07:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia diperkirakan akan merasakan dampak dari sanksi ekonomi, setidaknya mulai tahun 2024.

Miliarder Oleg Deripaska menyampaikan pandangannya itu pada Kamis (2/3) saat berbicara di Forum Ekonomi Krasnoyarsk di Siberia. Menurutnya, untuk mengatasi dampak tersebut, Rusia akan membutuhkan investasi dari negara-negara sahabat.

“Tidak akan ada uang tahun depan,” katanya, seperti dikutip dari The National, Jumat (3/3).


"Kami akan membutuhkan investor asing," ujarnya.

Pendiri United Co Rusal International, produsen aluminium terbesar di luar China itu melanjutkan, "Dana semakin menipis. Mereka sudah mulai mengguncang kami."

Deripaska, yang dikenai sanksi oleh AS pada tahun 2018,  juga ditempatkan di bawah hukuman Eropa setelah Rusia menyerang Ukraina setahun yang lalu.

Dia menyerukan perdamaian di awal Rusia menginvasi Ukraina. Namun begitu, ia tetap berbicara dengan nada hati-hati

Deripaska mengatakan membangun kapitalisme negara bukanlah suatu pilihan dan memperingatkan tekanan serius dari sanksi.

“Rusia harus terus mengembangkan ekonomi pasar,” katanya.

Investor asing akan melihat bagaimana investor Rusia menghasilkan uang di tengah kondisi yang saat  ini terjadi. Menurutnya, negara-negara dengan sumber daya yang serius dapat menjadi mitra bagi Rusia.

"Pemerintah perlu memastikan Rusia menarik bagi investor semacam itu dengan memastikan iklim bisnis yang aman dengan lebih banyak kebebasan dan persaingan ekonomi," katanya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya