Berita

PKS Jabar ajak Relawan kerja keras menangkan Anies Baswedan/RMOLJabar

Politik

Dorong Kemenangan Anies di Jawa Barat, PKS Ajak Relawan Kampanye Santun

KAMIS, 02 MARET 2023 | 18:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Jumlah penduduk Jawa Barat yang hampir mencapai 50 juta jiwa, tertinggi di Indonesia, menjadi kunci untuk dapat memenangkan kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Atas dasar itu, Simpul Relawan Anies Baswedan bersama DPW PKS Jabar melakukan silaturahmi guna memperkuat solidaritas dalam mensukseskan Anies Baswedan sebagai calon Presiden 2024-2029.

Ketua DPW PKS Jawa Barat, Haru Suandharu mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan partai-partai pengusung lain untuk memenangkan Anies Baswedan di tanah Pasundan.


"Koordinasi ini akan menjadi penting dalam upaya meraih kemenangan di wilayah yang memiliki peran strategis dalam kontestasi pemilihan presiden," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (2/3).

Berkaca dari perhelatan 2 Pilpres terakhir, Prabowo Subianto mampu meraih suara 60 persen di Jawa Barat, mengalahkan Joko Widodo. Sehingga Haru meyakini, jika digabung antara hasil Pileg 2019 dari partai pengusung dan hasil survei Anies tahun ini, akan menghasilkan kurang lebih 60 persen suara.

"Boleh jadi suara Anies di Jabar berada di basis 60 persen. Dukungan relawan akan menjadi kunci untuk menambah kemenangan di Jawa Barat," tegasnya.

Di sisi lain, Haru menekankan pentingnya menjalankan kampanye bersih dan baik. Hal tersebut sejalan dengan visi misi Anies Baswedan yang ingin merangkul semua pihak dan menjadikan pilpres sebagai ajang mempersatukan bangsa.

"PKS dan simpul relawan Anies Baswedan diharapkan dapat mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan menjalankan kampanye yang santun dalam setiap tahapannya," lanjutnya.

Haru berharap Anies Baswedan bisa meraih kemenangan di Jawa Barat dan memenangkan pemilihan presiden secara keseluruhan.

"Melalui silaturahim ini, PKS dan simpul relawan Anies Baswedan diharapkan semakin solid dalam memperjuangkan kemenangan di pemilihan presiden mendatang," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya