Berita

Kerja sama bank bjb dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) terkait peningkatan kualitas SDM dan penggunaan produk layanan perbankan/Ist

Bisnis

BAIS dan bank bjb Kerja Sama Tingkatkan Kualitas SDM dan Layanan Perbankan

KAMIS, 02 MARET 2023 | 08:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kerja sama dilakukan bank bjb dengan Badan Intelijen Strategis (BAIS) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta penggunaan produk dan jasa layanan perbankan bagi para anggota BAIS.

bank bjb dan BAIS sudah melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia, Penggunaan Produk dan Jasa Layanan Perbankan bagi anggota BAIS di Ruangan L.B Moerdani Sport Cender BAIS, Jakarta, Selasa lalu (28/2).

Direktur bank bjb, Yuddy Renaldi mengatakan, lingkup kerja sama bank bjb dan BAIS akan berlangsung selama tiga tahun. Kerja sama tersebut juga diharapkan memberikan manfaat antar lembaga dengan tujuan bersama membangun negeri dan memberikan manfaat terbaik bagi bangsa.


"Hal ini juga akan semakin mempererat hubungan bank bjb dan BAIS yang selama ini telah terjalin sangat baik. bank bjb merasa terhormat dan bangga dapat memberikan layanan perbankan terbaik bagi anggota BAIS," kata Yuddy dalam keterangannya, Rabu (2/3).

Lingkup perjanjian kerja sama meliputi Pemberian Produk dan Jasa Layanan Perbankan, Pelatihan di Bidang Pengawasan dan Pengamanan bagi pegawai dan calon pegawai bank bjb dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kemudian, pertukaran data dan atau informasi dengan tetap memperhatikan ketentuan kerahasiaan bank dan kepentingan negara. Serta, kerjasama lainnya sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.

"bank bjb senantiasa mendukung BAIS dan seluruh anggotanya melalui layanan perbankan yang inovatif, mudah dan cepat," kata Yuddy.

bank bjb sebelumnya telah bekerja sama dengan lembaga TNI maupun dengan para anggota TNI. Tercatat penyaluran kredit konsumer bank bjb untuk para Anggota TNI telah berlangsung di berbagai daerah Indonesia tidak hanya di Jawa Barat dan Banten.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya