Berita

Direktur PARA Syndicate, Ari Nurcahyo (kiri), memprediksi Presiden Joko Widodo segera melakukan reshuffle kabinet/RMOL

Politik

Faktor Politik dan Kinerja Jadi Pertimbangan Jokowi Kembali Lakukan Reshuffle

RABU, 01 MARET 2023 | 13:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Joko Widodo diprediksi akan kembali mengocok ulang alias mereshuffle jajaran anak buahnya di Kabinet Indonesia Maju dalam waktu dekat ini.

Mengacu pada kebiasaan, mantan Gubernur DKI Jakarta ini hampir selalu melakukan reshuffle pada Rabu Pon.

Menurut Direktur PARA Syndicate, Ari Nurcahyo, Rabu Pon merupakan tanggal baik Jokowi. Sehingga, reshuffle kemungkinan akan terjadi pada 8 Maret atau 12 April.


Ari menjelaskan, reshuffle kali ini didasari dua alasan. Yakni alasan pertimbangan politik dan kinerja menteri.

"Konsolidasi pemerintah diperlukan untuk memastikan program Jokowi di periode kedua ini berjalan dengan baik," kata Ari di markas Para Syndicate di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (1/3).

Ditambahkan Ari, reshuffle juga dilakukan dalam rangka menjaga momentum pembangunan prioritas nasional yang saat ini tengah dikebut.

"Termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya