Berita

Airlangga Hartarto dan Puan Maharani/Net

Politik

Duet Airlangga-Puan Bisa Menang dengan Mesin Besar Golkar dan PDIP

SELASA, 28 FEBRUARI 2023 | 19:01 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kans PDI Perjuangan dan Partai Golkar menjalin koalisi pada Pemilu 2024 masih terbuka.

Pengamat politik dari Indeks Politika Indonesia (IPI) Anis Kurniawan mengatakan, baik Golkar dan PDIP bisa menjadi poros baru jika keduanya berkoalisi.

“Saya kira cukup terbuka dan tentu layak diperhitungkan bila terwujud (koalisi Golkar-PDIP),” tutur Anis Kurniawan kepada wartawan, Selasa (28/2).


Anis menilai, kedua partai bisa mengajukan kader mereka untuk berduet di Pilpres 2024, sebagai perwujudan koalisi Golkar-PDIP.

Golkar sudah menyepakati untuk mengusung Ketua Umumnya Airlangga Hartarto. Sementara PDIP, bisa mengusung Puan Maharani sebagai kader internal.

Anis menilai, jika koalisi Golkar-PDIP ini diwujudkan dengan duet Airlangga-Puan atau sebaliknya, koalisi ini berpeluang memenangkan kontestasi Pilpres 2024. Ada sejumlah alasan yang mendasari peluang kemenangan duet Airlangga-Puan.

“Pertama, tentu karena mesin partai dengan basis pemilih yang besar dan mengakar. Kedua, tentu karena pengalaman kontestasi kedua parpol ini terbilang sangat mumpuni dan berpengalaman,” katanya.

Pada sisi lain, dia menyarankan sejumlah strategi untuk bisa menaikkan elektabilitas Airlangga dan Puan yang kini belum cukup baik. Yakni, kedua partai segera merealisasikan koalisi. Kedua partai juga perlu memperkuat narasi politik jika koalisi sudah terbangun.

"Ketiga, memperkuat barisan pemilih muda dan pemilih perempuan di Pemilu 2024,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya