Berita

Wakil Sekjen PKB Saiful Huda/RMOL

Politik

Bahas Capres-Cawapres, PKB Pastikan Cak Imin dan Prabowo Bertemu Awal Maret 2023

SELASA, 28 FEBRUARI 2023 | 14:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk membahas pemantapan koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR), dijadwalkan awal Maret 2023. Salah satunya, akan membahas capres-cawapres yang akan diusung KIR.

“Karena Pak Prabowo minggu ini masih di luar negeri, jadi mungkin awal Maret,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PKB Saiful Huda kepada wartawan, Selasa (28/2).

Huda mengatakan, setelah pertemuan awal Maret nanti, Cak Imin dan Prabowo nantinya bakal diagendakan bertemu secara rutin setiap dua pekan untuk memantapkan KIR.


“Kita sudah bersepakat dengan Gerindra, akan membuat pertemuan berkala antara Pak Prabowo dengan Pak Muhaimin. Kami menjadwalkan pertemuan berkala rutin 2 mingguan, karena banyak hal yang perlu direspon dan diputuskan,” kata Ketua Komisi X DPR RI itu.

Terpisah, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa Prabowo Subianto dan Cak Imin dalam waktu dekat bakal menggelar pertemuan untuk memantapkan koalisi.

Adapun, kata Dasco, pertemuan itu untuk penentuan capres dan cawapres, yang memang diserahkan sepenuhnya kepada dua ketua umum.

“Itu kan nanti tergantung mereka berdua karena Pak Prabowo dan Pak Muhaimin tentunya paham bahwa kontrak yang mereka tandatangani mensyaratkan bahwa keputusan tentang capres dan cawapres itu ada pada mereka berdua,” demikian Dasco.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya