Berita

Fahira Idris/Net

Politik

Senator Jakarta Tantang Pilpres 2024 Ajang Adu Gagasan

MINGGU, 26 FEBRUARI 2023 | 22:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Selain rekam jejak dan gagasan ke depan soal Indonesia, kemampuan komunikasi para calon presiden (Capres) akan sangat menentukan kualitas Pilpres 2024.

Menurut Anggota DPD RI, Fahira Idris, Capres yang komunikatif, mampu menyampaikan pesan dengan baik dan mudah dipahami serta mempunyai isi pesan yang kuat.

Terutama soal keadilan sosial akan menyingkirkan upaya-upaya para pendengung yang ingin mengeruhkan kontestasi Pilpres 2024 dengan isu-isu adu domba dan pecah belah.


“Semakin berkualitas para capres yang berlaga di Pilpres 2024 maka yang terjadi adalah adu rekam jejak dan adu gagasan," kata Fahira seperti dikutip redaksi melalui keterangan tertulisnya, Minggu (26/2).

Senator Jakarta itu melanjutkan, jika para capres tidak mengedepankan rekam jejak dan gagasan, maka diskursus Pilpres 2024 akan diisi oleh narasi pecah belah yang dibawa oleh para pendengung.

"Semoga Pilpres 2024 diwarnai adu gagasan,” pungkas Fahira.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya