Berita

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi/Net

Hukum

Hikmah Kasus Penganiayaan Anak Pejabat Pajak, Terungkap 3.800 Anak Buah Sri Mulyani Belum Setor LHKPN

MINGGU, 26 FEBRUARI 2023 | 17:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Di balik kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anak pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo, Mario Dandy Satrio terhadap David yang merupakan putra petinggi GP Ansor dianggap memunculkan hikmah.

Mario yang kerap pamer kemewahan itu akhirnya mengungkap tentang banyak pejabat pajak yang ternyata tidak bayar pajak. Bahkan, data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), banyak anak buah Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang belum lapor harta kekayaan ke lembaga antirasuah.

"Ada hikmah soal anak pejabat pajak yang terkena kasus itu," ujar Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (26/2).


Di mana kata Muslim, akhirnya terbongkar ada 13.800 pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang belum menyetorkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK.

Apalagi, kendaraan yang digunakan oleh tersangka Dandy, yakni seperti mobil Rubicon menggunakan plat palsu dan nunggak pajak.

"Dan itu tidak pantas didiamkan oleh Menkeu Sri Mulyani. Nanti publik tanya, yang lain LHKPN di udak-udak, lah di Kemenkeu kok menang bae (diam aja) ada Bu Menkeu?" pungkas Muslim.

Jurubicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati mengungkapkan bahwa 13.800 anak buah Sri Mulyani belum melaporkan LHKPN. Mereka masih memiliki waktu hingga akhir Maret 2023.

"Sehingga 13.800 pegawai Kemenkeu masih memiliki waktu untuk melaporkan harta kekayaannya sampai dengan tanggal 31 Maret 2023," ujar Ipi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (24/2).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya