Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pakistan Bergejolak Lagi, Bom Meledak di Pasar Balochistan

MINGGU, 26 FEBRUARI 2023 | 17:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ledakan besar kembali terjadi di Pakistan pada Minggu (26/2). Kali ini sebuah alat peledak improvisasi (IED) meledak di pasar tradisional di provinsi Balochistan, Pakistan.

Bom tersebut ditaruh di sebuah sepeda motor. Ledakan membunuh empat orang dan melukai 10 lainnya.

Berdasarkan laporan yang dimuat The Week, beberapa orang yang terluka telah dipindahkan ke rumah sakit terdekat. Sementara polisi setempat segera menutup daerah tersebut untuk melakukan penyelidikan.


Menurut video yang beredar di media sosial, terlihat para sukareelawan membawa korban dengan lumuran darah saat ledakan telah terjadi. Tampak juga motor dan sayuran hangus berserakan di jalan.

Kepala Menteri Balochistan Mir Abdul Qudoos Bizenjo mengutuk serangan tersebut, dan meminta aparat keamanan mengambil langkah penuh untuk menangkap pelaku.

"Mereka yang menumpahkan darah orang tak bersalah adalah musuh kemanusiaan. Teroris menciptakan ketidakpastian untuk mencapai tujuan jahat mereka. Tapi kami tidak akan membiarkan elemen anti-negara berhasil," kata Bizenjo.

Dalam pernyataannya itu, Bizenjo berjanji, pemerintah Pakistan akan segera mengadopsi strategi kontra-terorisme yang efektif untuk memberantas serangan teror itu.

Selama beberapa bulan terakhir, Provinsi Balochistan terus mengalami lonjakan kekerasan di wilayahnya, yang sering menargetkan aparat keamaanan dan ruang-ruang publik.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya