Berita

Anies Baswedan menyampaikan sambutan dalam acara Rakernas PKS, Golden Ballroom, Senayan, Jumat (24/2)/RMOL

Politik

Anies Baswedan Singgung Pentingnya Rekam Jejak bagi Pemimpin Indonesia

JUMAT, 24 FEBRUARI 2023 | 19:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Seorang pemimpin masa depan  harus memiliki rekam jejak kepemimpinan yang mumpuni untuk membangun masa depan bangsa Indonesia. Rekam jejak adalah modal untuk merealisasikan setiap imajinasi yang dibangun seorang pemimpin.

Hal itu disampaikan bakal calon presiden (bacapres) yang didukung Partai Nasdem , PKS dan Demokrat, Anies Baswedan dalam acara rapat kerja nasional (Rakernas) PKS, Golden Ballroom, Senayan, Jumat (24/2).

“Sesungguhnya visi dan misi adalah imajinasi kita atas masa depan, tetapi imajinasi itu, keinginan itu hanya bisa kredibel bila ditopang dengan rekam jejak,” kata Anies di lokasi.


Menurutnya, visi-misi merupakan cita-cita, sedangkan rekam jejak adalah kenyataan yang sudah dikerjakan seseorang.

“Visi- misi adalah imajinasi, rekam jejak adalah kenyataan, karena itu sudah dikerjakan dan cara memprediksi masa depan itu yang terbaik adalah dengan melihat rekam jejak masa lalu yang sudah dilaksanakan,” katanya.

Contoh rekam jejak yang dilakukan Anies Baswedan adalah telah bekerja membangun Jakarta. Atas dasar itu, Anies siap membangun Indonesia ke depan.

“Di Jakarta, membangun persatuan, membangun kesetaraan, membangun kebersamaan, ada kohesivitas, maka InsyaAllah ke depan Indonesia yang aman, damai, bersatu kohesif untuk semua, itu adalah cita-cita bersama,” tutupnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya