Berita

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh (kanan) saat beri keterangan ke media di DPP Partai Demokrat/RMOL

Politik

Ditanya AHY Cawapres, Surya Paloh: Lebih Dari Pantas

RABU, 22 FEBRUARI 2023 | 14:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sosok Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai pantas untuk menjadi calon wakil Presiden (cawapres) mendampingi Anies Baswedan pada kontestasi pemilu 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh saat jumpa pers seusai menggelar pertemuan tertutup bersama AHY dan jajaran di Kantor DPP Partai Demokrat, Rabu (22/2).

“Tapi kalau ditanya pantas? Saya katakan, lebih dari pantas,” kata Paloh.


Namun begitu, Paloh menyebut keputusan soal cawapres Koalisi Perubahan diserahkan sepenuhnya kepada Anies Baswedan selaku bakal capres.

“Ini masalah keputusan akhir ada di tangan capres, mengenai pasangan cawapres serahkan kepada capresnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Paloh mengatakan mengenai cawapres dari Anies Baswedan akan diumumkan pada saatnya nanti sembari mengikuti dinamika politik Tanah Air yang terjadi ke depan.

“Jangankan Mas AHY, saya juga cocok. Jadi, kita lihat saja progres yang berlangsung nanti. Tapi yang saya pahami dari seorang AHY, cawapres boleh, enggak juga boleh. Mudah-mudahan saya tidak salah. Tapi kalau ditanya pantas? Saya katakan, lebih dari pantas,” pungkasnya.

Turut hadir saat jumpa pers dari kedua elite. Dari Partai Demokrat antara lain Sekjen DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Waketum Demokrat Edhie Baskoro atau Ibas, Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron, Wasekjen Demokrat Jansen Sitindaon dan sejumlah pejabat teras lainnya.

Kemudian dari Partai Nasdem antara lain Ketua DPP Sugeng Suparwoto, senior Partai Nasdem HM Prasetyo dan sejumlah pejabat teras Nasdem lainnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya