Berita

Pesawat tempur Tejas LCA Mk-1A buatan India/Net

Dunia

Mesir dan Argentina Akan Jadi Pelanggan Pertama Pesawat Tempur Tejas India

RABU, 22 FEBRUARI 2023 | 14:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Beberapa pertemuan telah diatur antara Hindustan Aeronautics Limited (HAL) dengan pemerintah Mesir dan Argentina untuk menyepakati penjualan pesawat tempur Tejas LCA Mk-1A milik India.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua perusahaan HAL, Shri Ananthakrishnan selama Aero-India 2023 yang diadakan baru-baru ini.

Menurut Ananthakrishnan, jika kesepakatan itu tercapai, maka Mesir dan Argentina akan menjadi pengguna asing pertama dari pesawat tempur Tejas.


Lebih lanjut, Ananthakrishnan mengungkap isi proposal pembelian Mesir yang meminta dikirimkan 20 Tejas ke dan transfer teknologi lengkap untuk memproduksi pesawat secara lokal di sana.

"Mesir menunjukkan minat untuk menciptakan ekosistem kedirgantaraan lokal. Kami akan membantu memfasilitasi itu," paparnya, seperti dimuat The Defense Post pada Selasa (21/2).

Sementara Argentina, disebut Ananthakrishnan telah melakukan uji coba penerbangan Tejas dan diperkirakan membeli 15 pesawat dari HAL.

Tejas adalah pesawat tempur multi-misi ringan yang awalnya dirancang untuk Angkatan Udara India dan Angkatan Laut India.

Pesawat bermesin tunggal berbobot 6,5 ton ini memiliki sistem kontrol penerbangan otomatis digital fly-by-wire empat kali lipat untuk meningkatkan kinerja.

Dengan kecepatan terbang 1,6 Mach, Tejas telah dilengkapi dengan sistem navigasi inersia giroskop laser cincin SIGMA 95N dengan sistem pemosisian terintegrasi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya