Berita

Audiensi IPDN Jakarta dengan Komisi Pemberantasan Korupsi/Ist

Politik

Terima Audiensi IPDN, KPK Minta Mahasiswa Jaga Integritas dan Marwah Dunia Pendidikan

RABU, 22 FEBRUARI 2023 | 12:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jakarta diminta untuk menjaga integritas dan marwah dunia pendidikan. Termasuk menjaga kampus sebagai lembaga yang mencetak insan intelektual.

Apalagi, sebagai calon pemimpin bangsa, mahasiswa harus memiliki karakter integritas yang dibangun sejak dini guna memberikan dampak positif pada perilaku individu.

Hal itu disampaikan oleh Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wawan Wardiana, dalam kegiatan audiensi mahasiswa IPDN Jakarta di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (21/2).


Wawan mengatakan, KPK melalui Direktorat Jejaring Pendidikan telah bersinergi bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), serta institusi lain dalam melengkapi pendidikan yang sudah mapan dengan pendidikan antikorupsi. Sehingga internalisasi nilai kepada peserta didik terjalin dengan nilai integritas.

"Nyatanya tidak cukup hanya dengan internalisasi nilai saja, karena peserta didik harus mendapat pengalaman positif saat mereka menempuh pendidikan. Itu dilakukan dengan tujuan agar para mahasiswa mendapatkan contoh nyata dari para tenaga pengajar sebagai role model untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi," ujar Wawan.

Selain itu, KPK terus berupaya menjalankan tugas melalui beberapa pendekatan. Yakni melalui pendidikan, pencegahan, dan penindakan.

Untuk itu, Wawan mengingatkan kepada para mahasiswa dan mahasiswi IPDN yang hadir untuk menjaga integritas dan marwah dunia pendidikan, termasuk kampus sebagai lembaga yang mencetak insan intelektual. Karena, jika dunia pendidikan gagal mencetak lulusan yang berintegritas, potensi tindak pidana korupsi akan terus muncul.

"Proses pendidikan diharapkan bisa menjadi pilar dasar untuk membentuk karakter Integritas. Yakni sebuah proses untuk membuat para individu mahasiswa IPDN tidak menggadaikan integritasnya sebagai calon pemimpin ke depan," terang Wawan.

Oleh karena itu, lanjut Wawan, tiga upaya pendekatan tersebut tidak mungkin bisa direalisasikan tanpa peran serta dari seluruh masyarakat Indonesia, termasuk para mahasiswa IPDN. KPK berharap kepada mahasiswa IPDN bisa menjadi bagian dari upaya memberantas korupsi.

"Hal itu diharapkan sebagai bentuk dari pencegahan yang harus terus dilakukan dengan menyulut partisipasi publik seperti mahasiswa di dunia pendidikan. Selain itu, sivitas akademika IPDN dapat memahami dan berani menjaga integritas dalam dunia akademis, seperti yang tergambar dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi Antikorupsi," pungkas Wawan.

Kegiatan audiensi ini juga turut dihadiri oleh Kasatgas Pendidikat Tinggi Direktorat Jejaring Pendidikan KPK, Agung Dewanto; Direktur IPDN Jakarta, Prio Teguh; Dosen Prodi SKP IPDN, Serly Wulandari; pengelola pembelajaran Prodi SKP IPDN, Alkantiur Harahap dan Anny Dwi Indrawaty.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya