Berita

Keinginan PAN mengusung Erick Thohir dan Ganjar Pranowo jadi kendala bagi PDIP untuk gabung KIB/Net

Politik

Usung Ganjar Pranowo, PAN Bisa Bikin PDIP Ogah Gabung KIB

SELASA, 21 FEBRUARI 2023 | 16:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wacana PDI Perjuangan gabung ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dinilai tidak akan berjalan mulus. Salah satu kendala yang bakal dihadapi adalah
keinginan PAN mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.

Menurut analisis pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, partai politik di KIB sudah menentukan calon presidennya masing-masing. Hal ini akan membuat PDIP berpikir dua kali untuk bergabung dengan KIB.

“Golkar tampaknya tetap akan mengusung Airlangga Hartarto, sementara PAN kemungkinan mengusung Ganjar Pranowo atau Erick Thohir. Di lain pihak, PPP kemungkinan mengusung Sandiaga Uno,” papar Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/2).

“Golkar tampaknya tetap akan mengusung Airlangga Hartarto, sementara PAN kemungkinan mengusung Ganjar Pranowo atau Erick Thohir. Di lain pihak, PPP kemungkinan mengusung Sandiaga Uno,” papar Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/2).

Mantan Dekan FISIP IISIP ini menambahkan, jika masing-masing partai memaksakan calonnya menjadi capres, ada kemungkinan KIB bubar. PDIP juga jelas tidak berkenan bila PAN mengusung Ganjar.

“Kalau hal itu terjadi, ada kemungkinan Golkar dan PDIP berkoalisi. PAN dan PPP akan tetap bergabung selama mendapat restu Jokowi,” tutupnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya