Berita

Sekjen Partai Buruh, Ferry Nuzarli, saat menjawab pertanyaan wartawan./rmol

Politik

Partai Buruh Apresiasi Kegiatan PCB KPK

SELASA, 21 FEBRUARI 2023 | 16:09 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Usai mendapat pendidikan antikorupsi pada kegiatan Politik Cerdas Berintegritas (PCB) 2023, Partai Buruh mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Partai yang dipimpin Said Iqbal itu berkomitmen mensyaratkan sertifikasi pendidikan antikorupsi dari KPK kepada kadernya.

Sebelumnya Sekjen Ferry Nuzarli menjelaskan, Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, sedianya hadir pada acara PCB 2023 yang diselenggarakan KPK, di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/2).

"Tapi kurang sehat, karena sebulan terakhir kami roadshow ke luar daerah, hari ini (Said Iqbal) drop," tutur Ferry kepada wartawan.


Terkait acara yang digagas KPK, Partai Buruh memberikan apresiasi. Menurut dia, partainya juga memiliki platform pemberantasan korupsi.

"Jadi kami sudah mulai di tubuh partai kita, tidak ada money politics, tidak korupsi, kita sudah mulai belajar, bagaimana mendidik para kader, mulai dari pendaftaran, Vervak, kita ikuti semua aturannya. Syarat-syarat kita penuhi, supaya kita menghindari itu (korupsi)," kata Ferry.

Dia juga berkomitmen, Partai Buruh mensyaratkan sertifikasi pendidikan antikorupsi dari KPK bagi para kader yang akan menjadi pejabat publik nantinya.

"Kami sangat setuju, kalau mensyaratkan sertifikasi terkait antikorupsi, kami sangat komitmen. Kita mau bersih, itu kita dukung penuh. Kalau kita ragu, berarti kita ragu dengan antikorupsi itu," pungkasnya.

Acara PCB 2023 untuk Partai Buruh juga dihadiri Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana, dan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya