Berita

Presiden Joko Widodo saat mencoba duduk di kursi mobil Esemka di pameran IIMS 2023 di Jakarta/Net

Politik

Esemka di IIMS Ternyata Produk China, Jerry Massie: Nanti Bisa Muncul Mobil E-Ngibul

SENIN, 20 FEBRUARI 2023 | 09:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kemunculan mobil Esemka dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 di Hall A JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (18/2), menimbulkan pertanyaan tentang komitmen Presiden Joko Widodo memproduksi mobil buatan luar negeri.

Pasalnya, PT Solo Manufaktur Kreasi selaku pabrik mobil Esemka yang diresmikan Jokowi pada September 2019 lalu itu, memamerkan mobil bernama Bima EV di IIMS, yang ternyata diimpor dari China. Bukan produksi dalam negeri.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, jadi salah satu yang mempertanyakan komitmen Jokowi sejak masih menjadi Walikota Solo, yang ingin menggenjot potensi produksi mobil karya anak bangsa.


“Hampir lima kali Jokowi menyebut akan memproduksi mobil buatan anak negeri, tapi realitanya hanya sebuah kebohongan,” ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/2).

Ia menilai, cuap-cuap hingga usaha Jokowi sejak menjadi Walikota Solo sampai menjadi Presiden ketujuh RI selama dua periode soal mobil Esemka yang mulanya diklaim sebagai karya anak-anak SMK di Solo, tak lebih dari lip service.

“Ternyata Completely Built Up (CBU) mobil Esemka ini diimpor dari China. Takutnya muncul lagi setelah Esemka mobil merek 'E-Ngibul',” sindir Jerry.

Sehingga, Jerry pun menyimpulkan, kepemimpinan Jokowi sebagai presiden tidak memunculkan sifat jujur kepada rakyatnya.

“Memang, ada banyak hal yang diungkapkan Jokowi, tak jujur alias berbohong,” demikian Jerry.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya