Berita

Prabowo-Sandi berpotensi kembali maju pada Pilpres 2024/Net

Politik

Prabowo-Sandi Jilid II Menguat Usai Jokowi Isyaratkan Dukungannya

MINGGU, 19 FEBRUARI 2023 | 02:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Prediksi akan adanya pengulangan satu pasangan capres-cawapres kembali ikut bertanding dalam Pilpres 2024 tengah menguat. Hal ini terlihat dari gelagat politik Presiden Joko Widodo dalam acara perayaan hari ulang tahun (harlah) PPP di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (16/2).

Pasangan itu adalah Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang kembali berpasangan dengan Sandiaga Uno. Keduanya pernah maju bersama pada Pilpres 2019 melawan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin.

Direktur Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, melihat ada satu skema politik yang tengah dimainkan elite-elite parpol yang memiliki kursi di parlemen, dan telah ditetapkan menjadi peserta Pemilu Serentak 2024.


“Tersirat bahwa Jokowi lebih suka jika PPP bisa mendukung Prabowo sebagai The Next President RI. Bahkan jika isu kepindahan Sandiaga Uno ke PPP itu benar, maka potensi mengusung Prabowo-Sandi jilid II pun sangat terbuka lebar,” kata Igor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (18/2).

Di samping itu, Igor juga melihat masih belum pastinya pendamping Prabowo di Pilpres 2024 mendatang, Walaupun, Gerindra sudah membuat sekretaris bersama (Sekber) bersama PKB yang belakangan disebut sebagai kubu Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

“Sampai sekarang Prabowo sendiri masih belum tahu siapa cawapresnya, meskipun di koalisi Kebangkitan Indonesia Raya ada nama Cak Imin (sapaan akrab Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar),” tuturnya.

“Sampai sekarang masalah siapa capres terkuat 2024 sudah bisa dilihat, walaupun belum deklarasi,” imbuh Igor.

Presiden Joko Widodo dinilai sebagian kalangan telah menyiratkan dukungan  kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo  Subianto untuk nyapres pada 2024. Hal ini tersirat saat Jokowi menyapa deretan tokoh politik yang belakangan disebut-sebut potensial sebagai sebagai capres pada momen harlah PPP dua hari lalu.

Saat itu, Jokowi seolah menunjukkan sikapnya meng-endorse Prabowo. Indikasinya, dari banyak tokoh potensial nyapres pada 2024 yang hadir di acara tersebut, nama Prabowo diucapkan paling pertama.

Sementara itu, Sandiaga Uno belakangan memiliki kedekatan dengan PPP. Sandi kerap hadir dalam beberapa kesempatan acara parpol berlambang kakbah itu.

Bahkan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini diklaim oleh elite PPP akan meloncat ke partai yang dipimpin oleh Muhammad Mardiono ini. Khususnya untuk menjadi kader dan maju dalam kontestasi politik 2024.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya