Berita

Ilustrasi tanda tangan Presiden AS Donald Trump (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Inside)

Global

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

JUMAT, 27 MARET 2026 | 07:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintahan Donald Trump kembali membuat langkah tidak biasa dengan menghadirkan tanda tangan presiden pada uang kertas Dolar AS. 

Kebijakan ini menjadi yang pertama dalam 165 tahun, sekaligus mengakhiri tradisi lama dan menarik perhatian luas menjelang peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.

Kementerian Keuangan AS mengonfirmasi bahwa uang kertas pecahan 100 Dolar pertama yang memuat tanda tangan Trump akan mulai dicetak pada Juni mendatang. Selain tanda tangan Trump, uang tersebut juga akan menampilkan tanda tangan Menteri Keuangan Scott Bessent. Desain serupa akan diterapkan secara bertahap pada pecahan lainnya.


Selama ini, uang kertas Dolar AS selalu memuat tanda tangan Menteri Keuangan dan Bendahara AS. Namun, melalui kebijakan baru ini, tanda tangan Bendahara dihapus. Lynn Malerba menjadi sosok terakhir yang tanda tangannya tercantum di mata uang sejak tradisi tersebut dimulai pada 1861.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat. Pemerintah menilai momen bersejarah tersebut layak ditandai dengan perubahan simbolik pada mata uang nasional.

Menteri Keuangan Bessent menegaskan bahwa keputusan ini bukan sekadar perubahan desain, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap capaian negara.

“Tidak ada cara yang lebih ampuh untuk mengenang pencapaian bersejarah negara kita yang hebat dan Presiden Donald J. Trump selain uang kertas Dolar AS yang menyandang namanya,” ujarnya, dikutip dari Reuters, Jumat, 27 Maret 2026.

Kebijakan ini juga mencerminkan upaya lebih luas dari pemerintahan Trump untuk menempatkan identitas presiden dalam berbagai simbol negara, mulai dari bangunan, program pemerintah, hingga aset nasional lainnya. Bahkan, desain koin emas bergambar Trump juga telah mendapat persetujuan dari panel seni federal.

Meski demikian, tidak semua rencana berjalan mulus. Upaya untuk mencetak koin Dolar AS dengan gambar Trump masih terhambat aturan yang melarang penggunaan sosok yang masih hidup pada koin resmi.

Departemen Keuangan menegaskan bahwa secara keseluruhan desain uang dolar tidak akan berubah. Satu-satunya perbedaan utama adalah penggantian tanda tangan Bendahara dengan tanda tangan presiden.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya