Berita

Presiden Joko Widodo saat hadir dalam Harlah ke-50 PPP di Ice BSD, Tangerang Selatan/RMOL

Politik

Pertanyakan Capres-Cawapres PPP, Pengamat: Jokowi Pegang Kendali KIB?

SABTU, 18 FEBRUARI 2023 | 19:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) seperti ingin menunjukkan bahwa dirinya pengendali Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Itu lantaran Jokowi menanyakan capres-cawapres yang bakal diusung oleh partai Kabah dalam acara Harlah 50 Tahun PPP.

Begitu analisa Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Sabtu (18/2).  

“Mungkin Jokowi pegang kendali atas PPP atau KIB. Makanya dia pertanyakan capres-cawapresnya, dan capres-cawapres PPP harus lapor kepada Jokowi,” kata Ujang.


Padahal, kata Ujang, hingga saat ini PPP dibayang-bayangi perpecahan internal. Pasalnya, di arus bawah belakangan mendeklarasikan dukungan terhadap Anies Baswedan. “Tapi di tingkat elite dukung yang lain,” kata Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanyakan siapa calon presiden (capres) maupun cawapres yang akan diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Pemilu 2024.

Pertanyaan itu disampaikan Jokowi dalam acara Puncak Harlah 50 tahun PPP yang digelar di Hall Sriwijaya, Ice BSD, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jumat (17/2).

“Urusan capres cawapres. Saya mau bertanya, PPP ini calonnya siapa sih?” tanya Jokowi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya