Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Lebanon yang Dilanda Krisis Keuangan Kembali Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Turki

SABTU, 18 FEBRUARI 2023 | 14:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lebanon telah mengirim tiga tim pencarian dan penyelamatan sejak gempa mengguncang Turki dan Suriah. Menyusul bantuan itu,  duta besar Turki untuk Beirut, Ali Barış Ulusoy, mengatakan negaranya akan mengirimkan satu ton bantuan kemanusiaan lagi.

Bantuan itu akan dikirim berkoordinasi dengan Turkish Airlines, menurut Ulusoy.

“Sampai saat ini, kami berkesempatan mengirimkan setengah ton bantuan kemanusiaan ke Adana. Hari ini, kami berencana mengirimkan 1 ton selimut, pemanas, material, dan makanan berkoordinasi dengan Turkish Airlines,” kata Ulusoy kepada Anadolu Agency, Jumat (17/2).


Negara yang tengah terpuruk dalam krisis keuangan sejak 2019 itu tetap berupaya menunjukkan solidaritasnya terhadap Turki.  Ulusoy. mengatakan, pemerintah maupun rakyat Lebanon berusaha membantu dengan sepenuh hati.

Siswa di Lebanon bahkan mengumpulkan dana hingga 4.000 dolar AS untuk bantuan korban gempa Turki, seperti dipaparkan oleh Duygu Itani, wakil koordinator yayasan Yunus Emre Institute (YEE) Beirut. Siswa juga mengirimkan  selimut, pakaian, pemanas, dan makanan.

Ulusoy mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi dengan pemerintah untuk membantu korban gempa Turki.

Gempa berkekuatan 7,8 SR mengguncang Turki dan Suriah pada Senin (6/2). Getaran kuatnya sampai terasa ke Lebanon.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya