Berita

Menteri Pertahanan India, Rajnath Singh/Net

Dunia

India Tawarkan Kemitraan yang Lebih Besar dalam Bidang Pertahanan Kepada Negara Sahabat

JUMAT, 17 FEBRUARI 2023 | 06:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

India menawarkan kemitraan yang intensif dalam bidang pertahanan kepada seluruh negara sahabat, di tengah banyaknya ancaman keamanan dunia.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pertahanan Rajnath Singh dalam acara Aero India, di mana ia juga mengadakan pertemuan pribadi dengan para Menhan dari puluhan negara di Taj Wetend, Bengaluru pada Selasa (14/2).

Dalam acara pameran kedirgantaraan dua tahun sekali itu, Singh menyampaikan tawaran tersebut kepada Menhan dari 27 negara yang hadir, di antaranya Bangladesh, Sri Lanka, dan Nepal, yang sekaligus menyerukan peningkatan hubungan kerja sama.


Menurut Singh, kerja sama antar negara itu diperlukan untuk menciptakan hubungan simbiosis yang baik, di mana kedua negara ke depannya dapat belajar dari satu sama lain melalui peningkatan kemitraan.

“India menawarkan kemitraan pertahanan yang lebih besar lagi kepada negara-negara asing yang ramah. Kami menawarkan kemitraan yang akomodatif terhadap prioritas dan kapasitas nasional. Kami ingin membangun bersama Anda, kami ingin berkreasi dengan Anda dan kami ingin berkembang bersama Anda,” kata Singh, dimuat Gulf News.

Dalam pertemuan tersebut, India menyoroti berbagai masalah seperti terorisme, perdagangan senjata ilegal, penyelundupan narkoba yang merupakan ancaman keamanan global, dan mendesak seluruh negara sahabat untuk menyusun strategi baru dan pemikiran bersama dalam menangani ancaman dunia ini.

Singh percaya, bahwa melalui Aero India, para Menteri Pertahanan akan mendapatkan pengetahuan barunya tentang strategi kolektif dari ancaman keamanan dunia dan memiliki pengetahuan ekosistem manufaktur pertahanan yang kuat yang diciptakan di India.

Melalui pameran kedirgantaraan ini, New Delhi juga ingin memberikan peluang bagi industri penerbangan dan pertahanannya untuk dapat memamerkan produk, teknologi, dan kemampuannya kepada semua pejabat penting nasional dan internasional.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya