Berita

World Defense Show di Riyadh, Arab Saudi, 6 Maret 2022/Net

Dunia

Tinggi Peminat, Arab Saudi Memperluas Area World Defense Show 2024

KAMIS, 16 FEBRUARI 2023 | 08:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penyelenggara World Defense Show (WDS) Saudi Arabia akan memperluas ruang pameran agar bisa menampung lebih banyak peserta dan pengunjung.

Otoritas Umum untuk Industri Militer (GAMI) mengumumkan bahwa World Defense Show (WDS) edisi kedua akan diadakan di Riyadh pada 4-8 Februari 2024.

“Menanggapi permintaan yang kuat, dan sebagai bagian dari inisiatif peningkatan keseluruhan acara, penyelenggara WDS telah meninjau rencana perluasan dengan tambahan 25 persen ruang pameran, untuk melengkapi dua ruang utama yang ada,” lapor Saudi Press Agency, Rabu (15/2).


CEO WDS Andrew Pearcey mengatakan senang dengan tingginya respon dan minat dari peserta pameran.

“Sejak kesuksesan gemilang dari World Defense Show perdana yang terjual habis pada 2022, kami benar-benar merasa rendah hati dan sangat senang dengan minat yang luar biasa dari para peserta pameran dan konstituen ekosistem pertahanan baru yang ingin berpartisipasi," kata Pearcey.

"Untuk mengakomodasi pertumbuhan permintaan yang luar biasa ini, kami memperluas tempat kami untuk menampung tambahan 9.000 meter persegi di ruang peserta pameran," lanjutnya.

Edisi pertama WDS yang diadakan pada  2022 mencatat kontrak pengadaan militer dan pertahanan dengan perkiraan nilai total 7,92 miliar dolar AS. Itu juga menarik lebih dari 600 peserta pameran dari lebih dari 42 negara dengan lebih dari 100 delegasi pertahanan dan keamanan.

WDS merupakan salah satu pilar Visi 2030, mencapai tujuan Kerajaan Arab Saudi untuk melokalkan 50 persen pengeluaran peralatan militernya pada 2030.

Gubernur GAMI Ahmad al-Ohali mengatakan tujuan untuk melokalkan 50 persen alutsista Kerajaan pada tahun 2030 dapat dicapai melalui fokus pada pengembangan kemampuan dalam negeri dalam industri pertahanan, teknologi, dan kompetensi nasional.

“Secara organik, World Defense Show adalah pendukung yang kuat untuk mewujudkan visi ini," ujarnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya