Berita

Menteri Pertahanan Austria Claudia Tanner/Net

Dunia

Austria Tolak Ajari Tentara Ukraina Gunakan Leopard 2

RABU, 15 FEBRUARI 2023 | 15:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk mempertahankan netralitasnya, Austria dengan tegas menolak seruan komunitas global untuk memberikan pelatihan tank Leopard 2 kepada tentara Ukraina.

Keputusan itu diumumkan oleh Menteri Pertahanan Austria Claudia Tanner dalam pernyataan tertulisnya pada Selasa (14/2).

Dalam keterangannya, penolakan Austria merupakan keputusan yang berdaulat dan netralitas militer sangat dijunjung tinggi oleh negara itu.


Pakar hukum internasional Autria, Ralf Yanik, di situs televisi lokal mengatakan negaranya akan terus berperpegang teguh pada netralitas.

“Kami lebih memilih untuk hidup dengan sisa-sisa netralitas ini daripada menguji batas-batas yang dianggap tidak terlalu sempit oleh hukum,” tegasnya, seperti dimuat The Defense Post.

Selain Austria, Swiss dan Korea Selatan juga memiliki kebijakan netralitas militer yang sama, di mana negara-negara tersebut tidak menempuh cara apa pun untuk membantu atau mengirimkan senjata militer ke negara yang terlibat konflik.

Austria saat ini memiliki satu batalyon tank dengan 48 tank tempur utama Leopard 2.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya