Berita

Presiden RI Joko Widodo dinanti komitmennya untuk menemui korban pelanggaran HAM di Aceh/Net

Politik

Jokowi Ditagih Janji Temui Korban Pelanggaran HAM Berat di Aceh

RABU, 15 FEBRUARI 2023 | 01:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, menagih komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bertemu dengan korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat di Aceh.

Ada tiga kasus pelanggaran HAM berat yang telah diakui oleh negara. Yakni, Simpang KKA, peristiwa Jambo Keupok, dan Rumoh Geudong dan Pos Sattis.

"Pertemuan presiden dengan korban pelanggaran HAM berat sangat penting untuk menumbuhkan rasa empati dari kepala negara terhadap korban dan para keluarga korban bisa berdialog langsung," ujar Iskandar Usman Al-Farlaky kepada Kantor Berita RMOLAceh di Banda Aceh, Selasa (14/2).


Pertemuan tersebut, menurut Iskandar, juga dalam rangka upaya pemulihan dan pemberian sejumlah bantuan yang dibutuhkan oleh korban pelanggaran HAM berat, sebagaimana yang disampaikan oleh presiden sebelumnya.

Terkait kunjungan Jokowi beberapa hari lalu, hal tersebut mungkin dalam konteks yang berbeda.

Namun DPR Aceh meminta Pemerintah pusat untuk mengagendakan ulang kunjungan Jokowi ke Aceh untuk bertemu dengan korban pelanggaran HAM berat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya