Berita

Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak/Ist

Nusantara

Tasyakuran Empat Tahun Kepemimpinan di Jawa Timur, Gubernur Khofifah Haru Ucapkan Terima Kasih

SELASA, 14 FEBRUARI 2023 | 22:21 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tepat empat tahun lalu, 14 Februari 2019 sore hari menjelang maghrib Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak dilatik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur oleh Presiden RI Joko Widodo, mulai memasuki Gedung Negara Grahadi.

Senin (13/2), suasana haru menyelimuti tasyakuran 4 tahun kepemimpinan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakilnya Emil Elestianto Dardak yang digelar di Gedung Negara Grahadi, petang hari.

Gubernur Khofifah tak banyak menyampaikan kata sambutan. Sebagai pucuk pimpinan di provinsi terbesar kedua di Indonesia itu, Gubernur Khofifah hanya memperbanyak ucapan terima kasih atas segala dukungan yang diberikan pada seluruh jajaran Pemprov Jatim.


"Saya menyampaikan terima kasih. Kedua terima kasih, dan ketiga terima kasih. Matur nuwun pak Wagub, semua support ASN Pemprov Jatim," tutur Khofifah seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, Rabu

"Terimakasih semua dukungan masyarakat Jawa Timur khususnya media dan para jurnalis. Terimakasih  do'a para Ulama Jawa Timur. Mohon maaf jika ada khilaf," katanya lagi sembari menitikkan air mata.

Khofifah menyampaikan, semua keberhasilan, capaian dan apresiasi yang banyak diperoleh Pemprov Jawa Timur adalah hasil kerja keras semua pihak termasuk para staf di Pemprov Jatim.

"Salam hormat saya karena mereka  operator-operator itu, kita bisa mendapatkan sangat banyak apresiasi karena kita bersatu karena kita solid," tuturnya.

Tak hanya itu, Mantan Menteri Sosial RI ini juga mengajak seluruh pegawai Pemprov Jatim untuk bekerja lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat Jawa Timur.

"Ayo dijaga lebih bagus lagi lebih kompak lagi lebih solid lagi lebih berprestasi lagi dan memberikan manfaat serta keberkahan bagi seluruh masyarakat Jawa Timur," ajaknya.

Ia menegaskan bahwa janji kampanye yang dirumuskan dalam Nawa Bhakti Satya tetap menjadi prioritas utama bagi Khofifah-Emil dalam memimpin Jawa Timur di sisa masa jabatannya saat ini. Pasalnya dalam setiap pertanggung jawabanya kepada DPRD Jatim, 11 indeks kinerja utama (IKU) pasti basis capaiannya yang di break down dari Nawa Bhakti Satya.

"Tetap Nawa Bhakti Satya karena itu janji kampanye dulu yang telah dirumuskan dalam 11 IKU , di detailkan dalam RKPD dan RPJMD," tuturnya.

Sementara Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak menyampaikan apresiasi atas iklim guyub, rukun, dan semangat juang yang terus dibangun baik di jajaran Pemprov Jatim maupun seluruh lapisan masyarakat di Jawa Timur. Ia juga mengatakan bahwa kondusifitas Jawa Timur juga merupakan andil dari Forkopimda, Ormas dan seluruh jajarannya.

"Terima kasih kami khusus kepada Forkopimda dan seluruh  jajarannya ormas civil society dan seluruh jajarannya yang telah menjadi mitra yang luar biasa untuk menjaga kondusifitas karena kondusifitas adalah prasyarat dari kemajuan syarat dari pembangunan," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya