Berita

Roket SSLV ketika diluncurkan di Satish Dhawan Space Center, Sriharikota, India pada Jumat, 10 Februari 2023/Net

Dunia

Roket Baru India Sukses Orbitkan Tiga Satelit

SELASA, 14 FEBRUARI 2023 | 15:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tiga satelit berukuran kecil berhasil diluncurkan oleh India menggunakan roket barunya, Small Satellite Launch Vehicle (SSLV-D2). Ketiga satelit tersebut merupakan EOS-07, satelit observasi bumi, dan Janus-1.

Menurut Indian Space Research Organisation (ISRO), peluncuran SSLV setinggi 34 meter dan seberat 120 ton itu dilakukan di Satish Dhawan Space Center, Sriharikota, India pada Jumat (10/2).

Ini merupakan peluncuran kedua setelah yang pertama, pada 7 Agustus 2022, SSLV gagal menempatkan satelit di orbit pada penerbangan perdananya.


“Kami memiliki kendaraan peluncuran baru,” kata Ketua ISRO, S Somanath setelah peluncuran, seperti dikutip The Times of India.

Sekitar 13 menit setelah peluncuran, kendaraan memisahkan EOS-07, dengan berat 156,3kg. Kemudian 1,6 menit kemudian mengeluarkan Janus-1 sebesar 10,2kg, dan Azaadisat-2 8,8kg buatan Space Kidz India.

Somanath mengurai, SSLV menggunakan sistem panduan dan navigasi baru yang hemat biaya. ISRO juga telah menganalisis kegagalan peluncuran upaya pertama yang ditengarai karena kurangnya kecepatan.

Selama lima bulan sejak peluncuran pertama, ilmuwan ISRO telah memasang lima perangkat keras baru, sistem pemisahan baru, dan memodifikasi sistem navigasi.

Jika telah disempurnakan, ISRO akan mentransfer teknologi SSLV ke sektor swasta untuk diproduksi sesuai permintaan. ISRO bahkan sedang membangun pelabuhan antariksa baru di Kulasekarapattinam, Tamil Nadu, khusus untuk meluncurkan SSLV.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya