Berita

Ketua KPU KBB, Adi Saputro/RMOLJabar

Politik

Tidak Minta Anggaran, KPU KBB Ajukan Fasilitas Penunjang Kerja ke Pemerintah

SELASA, 14 FEBRUARI 2023 | 01:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini boleh jadi tidak biasa. Mereka tidak meminta bantuan anggaran, tapi mengajukan bantuan dari pemerintah daerah berupa fasilitas kerja.

Fasilitas tersebut adalah penunjang kinerja Ad hoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa.

Ketua KPU KBB, Adi Saputro mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat kepada Bupati Bandung Barat pada pertengahan November 2022 untuk memohon diberikan bantuan berupa fasilitas sebagai penunjang kebutuhan kerja Ad hoc PPK maupun PPS.


"Yang pertama yaitu kebutuhan untuk sekretariat PPK dan PPS, PPK di 16 Kecamatan dan PPS di 165 desa," ucap Adi saat ditemui Kantor Berita RMOLJabar di Jambudipa KBB, Senin (13/2).

Selain kebutuhan kesekretariatan, dia menerangkan, KPU juga membutuhkan fasilitas berupa peralatan kerja seperti laptop, komputer, printer dan lainnya. Fasilitas itu memang dibutuhkan oleh PPK-PPS dalam bekerja.

"Itu pun fasilitasinya kita dipinjamkan ya, selama masa kerja mereka serta kebutuhan-kebutuhan ke depannya yang bisa kita sinergiskan," sambungnya.

Terkait kunjungan KPU ke Forkopimda, KPU juga membutuhkan gudang-gudang logistik di tingkat kecamatan agar lebih sinergis, meskipun kebutuhan gudang tersebut bisa dialokasikan untuk akhir tahun sampai pada hari H.

Lanjut dia, permohonan KPU mendapat sambutan positif dari Forkompinda dalam rapat koordinasi (Rakor) bersama Komisi 1 DPRD KBB, SKPD, termasuk unsur kecamatan dan desa.

"Alhamdulillah ada kesepakatan bahwa petugas kami Ad hoc PPK-PPS akan difasilitasi pemerintah daerah mungkin nanti di kecamatan atau pun di desa," ujarnya.

Disinggung soal biaya yang dibutuhkan, Adi menjelaskan, KPU KBB dalam permohonannya tidak meminta anggaran. Melainkan hanya memohon bantuan fasilitas berupa sekretariat dan peralatan lainnya sebagai penunjang kinerja KPU dalam menyukseskan Pemilu 2024 mendatang.

"Di tingkat kecamatan dan di tingkat desa kami mempersilakan kepada pemerintah termasuk tadi alat kerja berupa laptop ataupun komputer, itupun kami serahkan kepada pemerintah untuk memfasilitasinya. Jadi kami tidak meminta anggaran untuk fasilitas tersebut," katanya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya