Berita

Herman Batin Mangku (berkacamata) disamping Bambang Eka Wijaya saat uji kompetensi wartawan di PWI Lampung/Net

Publika

Oleh-oleh HPN Medan, Kisah Dramatis Bapak Jurnalisku Bambang Eka Wijaya

OLEH: HERMAN BATIN MANGKU*
MINGGU, 12 FEBRUARI 2023 | 21:50 WIB

DI KEMERIAHAN HPN Tahun 2023, saya menemukan jejak jurnalis senior Bambang Eka Wijaya (BEW) di Kota Medan. Ternyata, BEW satu-satunya orang yang pernah mendamaikan perseteruan "dua gajah" Kota Medan.

Keduanya adalah Sahara Oloan Panggabean atau biasa dipanggil Olo yang dijuluki "Goodfather" dengan Gerard Mulia (GM) Panggabean yang merupakan bos media paling berpengaruh.

Keduanya berseteru hebat ketika Pendiri dan Pemimpin Umum Surat Kabar Harian Sinar Indonesia Baru (SIB) GM Panggabean memberitakan maraknya praktik judi di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2004-an.


Pada masa itu, masyarakat dikejutkan dengan penyerbuan belasan orang ke Kantor Harian SIB di Jalan Brigjen Katamso, Medan. Mereka menghancurkan kaca meja administrasi, tamu, dan ruang iklan di lantai dasar.

Aksi gerombolan bertubuh kekar dan berpenampilan rapih berlanjut dengan mengobrak-abrik peralatan kerja. Mereka juga memukuli tujuh karyawan yang tidak sempat lari pada tengah malam usai "deadline".

Masyarakat dan stakeholder terbelah dua menyikapi kasus ini. Tak ada yang bisa mendamaikan kedua tokoh yang sama-sama bermarga Panggabean tersebut. Suasana Kota Medan sempat tegang. Bisa dibilang, wartawan vs preman.

Saat panas-panasnya itu, ada satu nama yang dinilai bisa mendamaikan perseteruan "kedua gajah", yakni Bambang Eka Wijaya, Pemimpin Umum Harian Lampung Post. BEW diminta para tokoh Medan mendamaikan keduanya.

Ternyata, sebelum singgah di Lampung Post, BEW pernah menjabat redaktur pelaksana (Redpel) SIB hingga tahun 1985 dan kenal baik dengan Olan. BEW merintis karir jurnalistiknya mulai dari reporter di SIB pada tahun 1970.

Kisah ini, saya tak pernah dapatkan dari BEW. Tahun 2004, saya sudah tak lagi bersamanya di Harian Lampung Post. Secara tak sengaja, saya mendengarnya saat "breakfast" di Hotel Swil Bell, Jalan Gajah Mada, Medan, Rabu (8/2).

Saat sarapan itu, Amirudin Sormin bercerita bahwa dirinya pernah diamanatkan memuat tulisan "Buras" yang sudah distok sepekan oleh BEW karena dirinya diminta terbang ke Medan untuk mendamaikan kedua tokoh berpengaruh di kota tersebut.

Tak hanya keberhasilannya mendamaikan keduanya, BEW juga tak pernah bercerita tulisan kolomnya pada halaman satu "Selamat Pagi" di Harian Nasional "Prioritas" milik Surya Paloh juga sempat dinilai paling berani menyindir Cendana pada masa Orde Baru.

Sejak kenal dengannya 1Juni 1993 sampai hari ini di Harian Lampung Post, saya tak pernah dengar dirinya bercerita tentang nyawa yang beberapa kali sudah sampai di lehernya dalam perjalanan jurnalistiknya. Banyak yang mampir di telinga saya, kisah-kisahnya.

Namun, saya tak mau mengkonfirmasinya. Bagi saya, cukup hanya mengamati produktivitas dan bernasnya dalam menulis kolom. BEW guru bagiku. Dia penyemangat awal karya tulisku berupa feuters tentang banyak hal: budaya, sejarah, dan lainnya.  

BEW juga teladan. Dia telah mewarnai banyak jurnalis yang bernas dalam berkarya, namun rendah hati dalam pergaulan. Sakitnya beberapa tahun ini memaksanya tak bisa melanjutkan Burasnya yang sempat bertahun-tahun tak pernah absen sehari pun di Harian Lampung Post.

Di saat meriahknya HPN 2023, BEW masih terbaring melawan sakitnya di rumah. Dia tak bisa lagi melihat, namun penyakitnya tak bisa menghapus senyumnya yang selalu tulus kepada setiap orang.

"Kondisi Ayah masih cuci darah rutin, Ayah nggak bisa melihat, sekarang di rumah aja," ujar Dede Safara, sang putra.

Terimakasih guruku dan teladanku. Selamat HPN 2023, Pak! (tak terasa setetes air mata jatuh usai mengetik oleh-oleh tersisa dari Medan ini).

*Anggota PWI Lampung dan Pengurus JMSI Pusat

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya