Berita

pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga/RMOL

Politik

Jamiluddin Ritonga: Kecil kemungkinan Prabowo Izinkan Sandiga Uno Pindah ke PPP

MINGGU, 12 FEBRUARI 2023 | 16:08 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hubungan baik antara Prabowo Subianto dengan Sandiaga Salahuddin Uno yang keduanya sama-sama elite Partai Gerindra  berpotensi sirna jika pernyataan Pelaksana Tugas Ketua Umum (Plt Ketum) PPP, Muhammad Mardiono direalisasikan.

Bacaan tersebut disampaikan pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga karena mendengar pernyataan Mardiono yang mengklaim Prabowo telah mengizinkan Sandi berlabuh ke PPP, dan karenanya ia akan menjadikannya sebagai calon presiden (capres).

“Prabowo sendiri akan kembali maju menjadi capres dari Gerindra. Kalau Prabowo memberi izin (Sandi pindah ke PPP), maka akan terbuka peluang ia dan Sandi akan saling berkompetisi pada Pilpres 2024,” ujar Jamiliuddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (12/2).


Secara struktural, Jamiluddin melihat Sandi merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra  yang berada di bawah Prabowo selaku Ketua Dewan Pembina Gerindra sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra. Ia juga sempat berdampingan sebagai capres-cawapres pada Pilpres 2019 lalu.

“Jadi, kecil kemungkinan Prabowo memberi izin secara tulus kepindahan Sandi ke PPP,” tuturnya.

Maka dari itu, Jamiluddin memandang perlu bagi Prabowo untuk angkat bicara terkait isu potensi perceraian Sandi dengan dirinya akibat pernyataan Mardiono.

“Klaim Mardiono itu kiranya perlu diklarifikasi kepada Prabowo,” demikian Jamiluddin menambahkan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya