Berita

Jalan menuju Guinea Katulistiwa/Net

Dunia

Sepuluh Warga Guinea Katulistiwa Tewas Akibat Penyakit Misterius

MINGGU, 12 FEBRUARI 2023 | 15:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jumlah kematian akibat wabah misterius di Guinea Katulistiwa bertambah menjadi sepuluh orang pada Sabtu malam (11/2).

Mereka dilaporkan meninggal setelah mengalami gejala demam, lemas, pendarahan, dan diare.

Menteri Kesehatan Guinea Mitoha Ondo'o Ayekaba melaporkan wabah itu telah ditemukan sejak Selasa (6/2) dan disinyalir berkaitan erat dengan orang-orang yang ikut serta dalam upacara pemakaman.


Dimuat African News, lebih dari 200 orang di Guinea Katulistiwa telah dikarantina dan lockdown bagi masyarakat juga mulai diberlakukan pada Jumat (10/2).

Menyusul pengumuman tersebut, negara tetangga Guinea, yakni Kamerun ikut menerapkan pembatasan pergerakan di sepanjang perbatasan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya