Berita

Duta Besar Indonesia di Turki, Lalu Muhamad Iqbal berkoordinasi dengan pihak Turki untuk mempersiapkan kedatangan empat pesawat bantuan Indonesia/Ist

Dunia

KBRI Ankara Siapkan Pendaratan Empat Pesawat Bantuan Kemanusiaan Indonesia di Turki

MINGGU, 12 FEBRUARI 2023 | 11:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dukungan teknis dan perizinan untuk kedatangan empat pesawat bantuan kemanusiaan Indonesia ke Turki telah dipersiapkan dengan matang oleh KBRI Ankara.

Dubes Indonesia di Turki Lalu Muhamad Iqbal pada Sabtu (11/2) mengatakan dirinya dan tim telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Turki (AFAD) terkait kadatangan pesawat tersebut.

"Saya bersama Tim Perlindungan WNI dan Atase Pertahanan KBRI Ankara telah berada di Adana untuk mengkoordinasikan pendaratan empat pesawat kemanusiaan yang dikirimkan Pemerintah Indonesia," ujarnya dalam sebuah pernyataan.


Lalu menjelaskan bahwa dukungan kemanusiaan Indonesia untuk korban gempa Turki akan dikirimkan dalam tiga gelombang.

Seluruh bantuan dengan empat pesawat itu akan mendarat di kota Adana dan nantinya didistribusikan ke Hatay.

Gelombang pertama yang tiba pada Minggu (12/2), adalah dua pesawat militer B737-500 dan Hercules C-130 yang mengangkut 47 orang Tim Medium Urban SAR dari INASAR (BASARNAS) serta peralatan pendukungnya.

Gelombang kedua akan tiba satu pesawat Airbus A330-300 pada Selasa (14/2) mendatang dengan muatan sekitar 110 personil medis kedaruratan dan 35 ton bantuan kemanusiaan. Itu termasuk rumah sakit lapangan, 200 genset, tenda pengungsi, selimut, obat-obatan dan beberapa keperluan kedaruratan lainnya.

Sementara Gelombang terakhir akan dikirimkan satu pesawat Airbus A330-300 yang membawa sekitar 40 ton bantuan kemanusiaan tahap akhir.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya