Berita

Dunia

Trudeau Hubungi Biden setelah Kanada Tembak Jatuh Benda Terbang Tak Dikenal di atas Wilayahnya

MINGGU, 12 FEBRUARI 2023 | 08:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD) dilaporkan telah menembak jatuh benda terbang tak dikenal yang melintas di atas wilayah udara mereka.

Hal itu disampaikan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau lewat cuitan di akun Twitternya pada Sabtu (11/2), di tengah maraknya isu balon mata-mata China yang terbang di wilayah Amerika Serikat.

"Saya memerintahkan penghalauan objek tak dikenal yang melanggar wilayah udara Kanada. NORAD menembak jatuh objek di atas Yukon.  F-22 AS berhasil menembak objek tersebut," kata Trudeau, seperti dikutip dari CBC, Minggu (12/2).


Trudeau kemudian mengatakan bahwa dirinya telah membahas hal itu dengan Presiden AS Joe Biden. Saat ini pasukan Kanada tengah memulihkan dan menganalisis puing-puing objek tersebut.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Kanada Anita Anand dalam unggahannya di Twitter pada Sabtu mengatakan bahwa dia telah membahas insiden itu dengan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin.

NORAD telah mengkonfirmasi pada Sabtu sore bahwa mereka telah mengidentifikasi objek udara di atas Kanada utara, tetapi menolak memberikan rincian tambahan.

Seorang sumber senior pemerintah yang mengetahui langsung situasi tersebut mengatakan bahwa pemerintah Kanada pertama kali diberitahu tentang objek tersebut pada Jumat malam ketika objek tersebut masih dalam perjalanan melalui Alaska.

Objek itu menyeberang ke Kanada pada Sabtu pagi dan Trudeau memerintahkan penembakan oleh negara mana pun yang tiba lebih dulu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya