Berita

KSAD Jenderal Dudung Abdurachmad saat ditemui di Mabes AD/RMOL

Pertahanan

Ingin Ada Kodam di Setiap Provinsi, Jenderal Dudung: Biar Sama dengan Polri

JUMAT, 10 FEBRUARI 2023 | 22:05 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman menjelaskan mekanisme penambahan Markas Komando Daerah Militer (Kodam) baru di beberapa provinsi di Indonesia.

Pembentukkan Mako Kodam sendiri menindaklanjuti usulan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, sebab saat ini baru sebanyak 15 Kodam dari 38 provinsi yang ada di Indonesia.

Untuk mekanisme sendiri, Panglima TNI Laksamana Yudo, akan membawa usul tersebut ke Kementerian Pertahanan (Kemhan), dari Kemhan usul itu akan dimatangkan untuk nantinya dibawa ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.


Barulah, setelah semua hal yang direncanakan sudah pasti hasil usulan dibawa ke Kementerian Keuangan untuk mengetahui anggaran pembuatan Mako Kodam.

"Kemhan nanti akan mengusulkan kepada Menpan, tentunya nanti juga akan dibicarakan dengan Menteri Keuangan, karena kan akan menyangkut masalah anggaran," kata Dudung di Mabes AD, Jakarta Pusat, Jumat (10/2).

Dengan penambahan Mako Kodam, otomatis akan ada jabatan baru dan tentu ini sebagai penyeimbang Polri untuk menjaga sinergitas kewilayahan.

"Dari Kemhan bahwa tantangan ke depan, karena polisi dulu tipe C kolonel, tipe B bintang satu, tipe A bintang dua. Sekarang semua (Polri) sudah tipe A, semua bintang dua semua. Sementara di tempat kami, provinsi masih ada yang kolonel, sehingga nanti seimbanglah," ucap Dudung.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya