Berita

Ketua Departemen Politik DPP PKS, Nabil Ahmad Fauzi/RMOL

Politik

Dukung Anies Tanpa Cawapres, PKS: Pesan Pentingnya Kami Sudah Siap Hadapi Pilpres 2024

JUMAT, 10 FEBRUARI 2023 | 16:08 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dukungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kepada Anies Baswedan menjadi bukti Koalisi Perubahan sudah siap menghadapi Pilpres 2024.

Hal itu ditegaskan Ketua Departemen Politik DPP PKS, Nabil Ahmad Fauzi dalam diskusi Front Page Communication bersama Kantor Berita Politik RMOL dengan tema "Anies di Bawah Ketiak Paloh, Dirongrong Jokowi" yang digelar di Kafe Kopi Timur, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (10/11).

Nabil menyadari, saat ini Koalisi Perubahan yang berisi PKS, Nasdem, dan Demokrat belum memiliki bakal calon wakil presiden pendamping Anies Baswedan. Namun bagi PKS, tujuan utama Koalisi Perubahan mengusung Anies bukan semata-mata ingin menunjukkan sosok Capres dan Cawapres.


"Cawapres memang bagian pasti dari rangkaian Pilpres, ada capres dan cawapres. Namun kami bertiga (PKS, Nasdem, Demokrat) mengirim pesan bahwa kami siap menghadapi Pilpres 2024," tegas Nabil.

Kesiapan Koalisi Perubahan ini, kata dia, sekaligus mengirim pesan kepada lawan politik dan masyarakat untuk tetap fokus pada isu politik jelang Pilpres 2024.

"Jangan ada lagi gerakan manuver di luar dari Pilpres 2024. Kita menyatakan siap dengan menyampaikan sikap dukungan untuk Mas Anies. Itu dulu pesan yang harus ditangkap," sambungnya.

Saat ini, PKS melihat kondisi Koalisi Perubahan sudah cukup solid. Apalagi ketiga parpol memiliki rekam jejak hubungan yang baik dengan Anies Baswedan.

"Ketiganya punya chemistry dan romantisme dengan Mas Anies. Ini memudahkan, selain pertemuan tim kecil yang rutin bertemu, masing-masing kita punya jejak yang baik," tutup Nabil.

Adapun diskusi Fronta Page Comm kali menghadirkan beberapa narasumber. Selain Nabil, hadir pula Wasekjen Nasdem, Hermawi Taslim; Jurubicara Demokrat, Herzaky Mahendra; dan Ketum Konfederasi Nasional Relawan Anies, M Ramli Rahim. Diskusi dipandu oleh Jurnalis Kantor Berita Politik RMOL, Ahmad Satryo.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya