Berita

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi/Net

Politik

Ferdinand Hutahaean Gabung Gerindra, Prabowo Akan Kembali Gagal

KAMIS, 09 FEBRUARI 2023 | 10:51 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Prabowo Subianto dinilai akan kembali mengalami kegagalan dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 lantaran menerima Ferdinand Hutahaean menjadi kader Partai Gerindra.

"Jika Ferdinand tetap dipertahankan, Prabowo akan alami kegagalan yang keempat kalinya di Pemilihan Presiden. Salah satu faktornya karena masuknya Ferdinand di Gerindra," kata Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/2).

Pasalnya, menurut Muslim, suara pemilih terbesar Prabowo adalah umat yang sering disakiti oleh ulah Ferdinand. Karena itu, popularitas Prabowo dan Gerindra diyakini akan merosot seiring kehadiran Ferdinand.


"Justru Prabowo dan Gerindra akan dimusuhi karena Ferdinand yang pernah dipenjara karena faktor kebencian dan menista agama itu," tegas Muslim.

Akibatnya, Prabowo pun diprediksi kembali gagal meraih kursi RI-1 pada Pilpres 2024 mendatang.

Prabowo Subianto pernah maju sebagai cawapres mendampingi Megawati Soekarnoputri pada Pemilu 2009. Kemudian kembali maju sebagai capres pada Pemilu 2014 dan 2019. Tiga konstestasi itu selalu diakhiri Prabowo dengan kekalahan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya