Berita

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha selama konferensi pers Kementerian Luar Negeri pada Selasa, 7 Februari 2023/Repro

Dunia

Rumah Hancur Akibat Gempa, 104 WNI di Turki Dievakuasi

SELASA, 07 FEBRUARI 2023 | 18:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak gempa dievakuasi oleh Kedutaan Besar RI di Turki menuju tempat yang aman di Ankara setelah gempa 7,8 magnitudo menghancurkan tempat tinggal mereka.

Berbicara selama konferensi pers virtual pada Selasa (7/2), Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha mengatakan empat tim dari KBRI Ankara sedang menuju lokasi gempa untuk mengevakuasi 104 WNI dari lima titik di Gaziantep, Kahramanmaras, Adana, Hatay, dan Diyarbakır.

Lebih lanjut, Judha menjelaskan bahwa proses evakuasi segera dilakukan karena warga yang terdampak berencana telah kehilangan tempat tinggal mereka di tengah musim dingin yang ekstrem.


"Karena memang di lokasi-lokasi tersebut mereka sudah tidak memiliki tempat tinggal yang layak dan kita pahami juga saat ini sedang musim dingin," ujar Judha.

Hingga kini, 10 WNI dilaporkan mengalami luka-luka. Sebanyak empat orang dirawat di rumah sakit dan enam orang akan dievakuasi untuk perawatan di Ankara.

Sementara bantuan satu kontrainer makanan dari Indonesia juga sedang dalam perjalanan untuk didistribusikan bagi WNI terdampak.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya